Terkini Daerah

Kapolri Sebut Akar Masalah Aksi Penembakan di Nduga Papua adalah soal Kesejahteraan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, akar pemasalahan yang membuat kelompok bersenjaga itu melakukan penyerangan adalah kesejahteraan.

Kapolri Sebut Akar Masalah Aksi Penembakan di Nduga Papua adalah soal Kesejahteraan
Tribunnews/Jeprima
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian saat melakukan konferensi pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (26/5/2017). Kapolri menjelaskan terduga pelaku bom bunuh diri kampung Melayu adalah jaringan teroris jamaah Anshorut Daulah (JAD) dua pelaku itu ternyata satu jaringan dengan JAD Bandung. 

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 20 orang tewas akibat penembakkan oleh kelompok bersenjata di Nduga, Papua.

Di antaranya 19 pekerja Trans-Papua dan 1 anggota TNI.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, akar pemasalahan yang membuat kelompok bersenjaga itu melakukan penyerangan adalah kesejahteraan.

Hal itu disampaikan Tito dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Selamat dari Penembakan Pekerja oleh KKB di Nduga Papua, Berikut Pengakuan Jimmi

“Tapi kita tahu bahwa akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok-kelompok ini terutama karena memang masalah pembangunan, masalah kesejahteraan,” ujar Tito.

Tito mengatakan, beberapa waktu lalu, kelompok bersenjata juga sempat membuat ulah di Manokwari.

Tapi, karena pembangunan terus digenjot, akhirnya tak ada lagi penyerangan oleh kelompok bersenjata.

Tito menerangkan, Presiden Joko Widodo telah bertekad membangun sejumlah infrastruktur di Papua.

Menurut Tito, pembangunan itu pun tengah dilakukan dengan membangun Trans-Papua.

Instruksi Jokowi terkait Penembakan 31 Pekerja Jembatan di Nduga

"Bapak Presiden ini sudah memilikii tekad yang sangat kuat membangun. Salah satunya dengan cara membuka akses jalan ini Trans-Papua yang mungkin dari zaman dulu sulit diwujudkan, tapi ini bisa," tutur Tito.

Tito yang pernah menjabat sebagai Kapolda Papua selama dua tahun ini, berharap masyarakat Papua mensyukuri atensi pemerintah membangun Papua.

"Tapi ya kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi, terus mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata," kata Tito.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolri: Kesejahteraan Akar Masalah Utama Aksi Kekerasan Bersenjata

Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved