Timnas Indonesia

Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 Menurut Andik Vermansah

Andik Vermansah, meminta kepada masyarakat Tanah Air jangan menyalahkan Bima Sakti atas gagalnya Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 Menurut Andik Vermansah
Instagram @pssi__fai
Aksi Andik Vermansah memperkuat Garuda Indonesia saat mengalahkan Timor Leste, Selasa (13/11/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Pemain timnas Indonesia, Andik Vermansah, meminta kepada masyarakat Tanah Air jangan menyalahkan Bima Sakti atas gagalnya tim Merah Putih di Piala AFF 2018

Pada tahun ini, Bima Sakti hanya mampu membawa timnas Indonesia sampai babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.

Andik mengatakan sejatinya Bima Sakti merupakan pelatih yang sangat baik.

Terlebih, Bima Sakti sempat menjadi asisten pelatih timnas Indonesia asuhan Luis Milla.

Cara Mudah Nonton Live Streaming Liga Inggris di HP via MAXStream

"Jujur coach merupakan pemain yang sangat berpengalaman, dan enak juga kami beradaptasinya. Hanya mungkin momennya kurang pas," kata Andik Vermansah.

Andik tidak mau beralasan panjang mengenai gagalnya timnas Indonesia di ajang bergengsi se Asia Tenggara tersebut.

Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti memeluk bek Fachrudin Aryanto seusai skuat Garuda menang atas Timor Leste pada laga kedua Grup B Piala AFF 2018 di SUGBK, 13 November 2018.
Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti memeluk bek Fachrudin Aryanto seusai skuat Garuda menang atas Timor Leste pada laga kedua Grup B Piala AFF 2018 di SUGBK, 13 November 2018. (FERI SETIAWAN/SUPERBALL.ID)

Menurut pemain berusia 27 tahun itu, kegagalan timnas Indonesia lebih kepada faktor persiapan tim.

Andik yang juga pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2016 mengatakan bahwa pada dua tahun lalu persiapan skuat Garuda sangat panjang.

Di bawah asuhan Alfred Riedl, timnas Indonesia mampu menembus final Piala AFF 2016, namun kalah di partai final oleh Thailand.

Update Klasemen Liga 1 2018, Sabtu 24 November 2018, Maman Abadurahman Bawa Persija ke Puncak

"Saya jujur saja, bukan alasan atau apa, tapi persiapan kami sangat minim sekali. Berbeda dengan 2016, lima bulan atau enam bulan harusnya kami menggelar persiapan," kata Andik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved