Pesawat Lion Air Jatuh

Ayah Korban Lion Air PK-LQP JT 610 Tuntut Perusahaan Boeing di Pengadilan AS

Ayah dari korban pesawat Lion Air PK-LQP JT 610, yakni Rio Nanda Pratama menuntut produsen pembuat pesawat, Boeing Co.

Ayah Korban Lion Air PK-LQP JT 610 Tuntut Perusahaan Boeing di Pengadilan AS
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Petugas memilah serpihan pesawat dan barang penumpang pesawat Lion Air JT 610 di Dermaga JICT 2, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, senin (29/10/2018). Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang jatuh di perairan Pantai Karawang, Jawa Barat. Pesawat membawa yang jatuh di perairan Pantai Karawang mengangkut 181 penumpang. 

TRIBUNWOW.COM - Ayah dari korban pesawat Lion Air PK-LQP JT 610, yakni Rio Nanda Pratama menuntut produsen pembuat pesawat Boeing Co.

Melansir dari Channel News Asia, Jumat (16/11/2018), ayah Rio Nanda Pratama, H Irianto mengambil langkah ini lantaran perusahaan Boeing diduga tidak memperingatkan Lion Air dan pilotnya terkait kondisi desain yang tidak aman.

Irianto mengajukan gugatannya pada Rabu (14/11/2018) di Circuit Court of Cook County, Illinois, AS.

Diketahui kantor pusat Boeing co memang berada di negara bagian Illinois, AS.

Kembali Ungkap 4 Nama Baru, Berikut Daftar 89 Korban Lion Air PK-LQP yang Berhasil Diidentifikasi

Dalam gugatannya ini, Irianto menggandeng pengacara asal Florida, AS Curtis Miner dari firma lawyer Colson Hicks Eidson.

Tribun Medan melansir dari BBC, Curtis Miner memberikan rilis resmi terkait hal ini.

"Kami telah mengajukan gugatan terhadap Boeing Company di Pengadilan Circuit, Cook County, Illinois, Amerika Serikat, markas perusahaan Boeing, atas nama klien kami, orang tua dari dokter Rio Nanda Pratama, korban meninggal dunia pesawat Boeing 737 MAX 8 yang jatuh ke laut," kata Curtis Miner

Irianto mengajukan tuntutan hukum ini untuk mengetahui kebenaran dan penyebab tragedi agar kesalahan serupa bisa dihindari di masa mendatang serta membawa mereka yang bertanggungjawab ke pengadilan.

Ini Jumlah Santunan untuk Keluarga ASN Kemenkeu Korban Musibah Jatuhnya Lion Air JT610

"Saya mencari keadilan untuk putra saya dan semua orang yang kehilangan nyawanya dalam insiden itu," sebut H Irianto.

Curtis Miner menyatakan sesuai perjanjian internasional, badan penyelidik dari Indonesia dilarang menentukan siapa yang bertanggung jawab atau siapa yang bersalah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved