Terkini Daerah

Anak yang Dibakar Ibunya Meninggal Dunia, LPA Sulut Akui Menyesal hingga Pelaku Sempat Tak Ditahan

Jessica Mananohas (10) warga Pintareng, Sangihe telah dinyatakan meninggal dunia setelah lebih dari satu bulan berjuang melawan luka bakar.

Anak yang Dibakar Ibunya Meninggal Dunia, LPA Sulut Akui Menyesal hingga Pelaku Sempat Tak Ditahan
(TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO)
Kepala dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Sulut, Meike Pangkong ikut memberikan motivasi kepada Jessica Mananohas, foto Jumat 19 Oktober 2018 

TRIBUNWOW.COM - Jessica Mananohas (10) warga Pintareng, Sangihe telah dinyatakan meninggal dunia setelah lebih dari satu bulan berjuang melawan luka bakar akibat ulah ibunya sendiri, Selasa (23/10/2018).

Siswi kelas 4 SD ini meninggal di RS Kandou, Manado setelah sebelumnya dirawat di RSUD Liungkendage Tahuna.

Dikutip dari Tribun Manado, Jessica sebelumnya telah menjalani 4 kali operasi karena mengalami luka bakar 85 persen di sekujur tubuh.

Meninggalnya Jessica ini juga disesali Ketua Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jull Takaliuang yang mengatakan dirinya terlambat membantu Jessica.

Penyesalan ini dikarenakan, Jull merasa harusnya Jessica bisa mendapatkan perawatan dengan alat yang lebih memadai di RS yang mumpuni.

"Saya sangat menyesal, setelah satu bulan (peristiwa terjadi) saya baru pergi ke Tahuna, dan dia sudah dirawat di RS selama sebulan lebih lalau saya mencoba berusaha agar dia bisa dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di Manado," ujar Jull sambil menangis yang dikutip dari Metrotvnews, Selasa (23/10/2018).

Bandar Narkoba dan Otak Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Tewas Bunuh Diri di Ruang Isolasi

Jull yang mengaku tidak memiliki hubungan saudara apapun dengan Jessica ini merasa terpukul dengan kepergian Jessica.

Ia juga mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah membantu dirinya dalam merawat Jessica selama di RS.

Jessica yang meninggal pada pukul 13.30 WIB ini sebelumnya mengalami diagnosis baru pada jantungnya.

Anak kelas 4 SD ini sesaat sebelum dinyatakan meninggal tiba-tiba mengalami henti jantung.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved