Gempa Bumi

8 Warga China akan ke Palu Tanpa Dokumen Resmi, Mengaku Relawan hingga Bawa Surat yang Diduga Palsu

Selain WN Tiongkok tersebut, pihaknya juga melarang 14 warga negara asing untuk masuk ke Palu.

8 Warga China akan ke Palu Tanpa Dokumen Resmi, Mengaku Relawan hingga Bawa Surat yang Diduga Palsu
Capture Twitter Sutopo
Proses evakuasi korban tertimbun reruntuhan di Hotel Roa-Roa Palu, Sulteng, Minggu (30/9/2018). Sebanyak 50 orang dalam proses evakuasi. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) 23/2008 telah mengatur bantuan dan relawan dari pihak asing yang masuk ke tanah air.

BNPB mengungkapkan, Minggu (7/10/2018) pihaknya mendapati ada 8 warga negara Tiongkok dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) China yang tidak membawa dokumen di Makassar, Sulawesi Selatan.

Warga Negara Tiongkok tersebut berupaya masuk ke Palu dengan mengklaim pihaknya mendapatkan undangan tertulis dari Bupati Sigi yang wilayahnya juga terdampak gempa.

"Namun disinyalir surat tersebut palsu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Relawan Asing Pulang dari Palu, Mengaku Diusir dan Tidak Dibutuhkan, Fadli Zon Beri Tanggapan

Sutopo mengungkapkan bahwa petugas telah memperingatkan WN Tiongkok tersebut untuk tidak berangkat ke Palu.

Namun tiga orang diantaranya tetap bersikeras ke Palu melalui jalur darat.

Akhirnya tim dari Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan BAIS, Imigrasi, dan BNPB memberi batas tinggal bagi para WN Tiongkok tersebut sampai Senin (8/10/2018) lalu.

6 Potret Cantik Fans Wanita Lechia Gdansk yang Beri Dukungan untuk Egy Maulana Vikri

Selain WN Tiongkok tersebut, pihaknya juga melarang 14 warga negara asing untuk masuk ke Palu.

5 orang dari Nepal, 8 orang dari Meksiko, dan 1 orang dari Australia.

Adopsi Slogan Donald Trump, Prabowo Subianto: Make Indonesia Great Again

Mereka ditolak dengan alasan tidak memiliki mitra lokal yang berbentuk organisasi, barang bantuan yang ditentukan pemerintah, dan mengajukan permohonan tertulis ke Kemenlu, atau kedubes masing-masing.

"14 WNA tersebut difasilitasi untuk kembali ke Balikpapan dan diangkut dengan pesawat hercules Malaysia," jelas Sutopo.

Mereka diarahkan untuk menghubungi tim Kemenlu di posko Balikpapan untuk mengajukan permohonan tertulis masuk Kota Palu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ngaku Relawan, 8 Warga China Hendak ke Palu Tanpa Dokumen Resmi

Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved