Harga BBM Naik

Perihal Rencana Kenaikan Harga Premium, Dirut Pertamina: Kami Mengikuti yang Ditetapkan Pemerintah

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menegaskan bahwa kenaikan harga premium merupakan kewenangan regulator, dalam hal ini pemerintah.

Perihal Rencana Kenaikan Harga Premium, Dirut Pertamina: Kami Mengikuti yang Ditetapkan Pemerintah
Ilustrasi BBM
(TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Akan tetapi, belum dapat dipastikan kapan rapat tersebut digelar karena masih ada beberapa agenda seperti Pertemuan IMF-World Bank 2018.

Ketika ditanyai mengenai kepastian kenaikan harga premium, Darmin menyebutkan bahwa lebih baik hal itu dijelaskan pada waktunya.

"Saya tidak perlu mengatakan kapan, tapi dalam waktu dekat," ungkap Darmin.

Darmin menambahkan bahwa rakor mengenai kenaikan BBM jenis premium akan digelar dalam waktu dekat.

Rapat Terkait Kenaikan BBM Jenis Premium Digelar Usai Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali

Kenaikan Premium Ditunda

Diberitakan sebelumnya oleh Kompas.com, awalnya Ignasius Jonan mengatakan harga premium akan mulai resmi naik pada Rabu (10/10/2018), pukul 18.00 WIB.

Jonan mengatakan harga BBM Premium akan naik menjadi Rp 7 ribu per liter yang sebelumnya Rp 6.500 per liter.

Harga BBM Premium Pertamina Rp 7.000 per liter tersebut berlaku untuk wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali).

Sedangkan untuk wilayah di luar Jamali, Premium dijual seharga Rp 6.900.

"Untuk Jamali (Jawa, Madura, dan Bali) harga per liter jadi Rp 7.000. Sementara di luar Jamali jadi Rp 6.900," kata Jonan saat ditemui di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Rabu (10/10/2018).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved