Liga Indonesia

Dijatuhi Sanksi Tanpa Penonton hingga Akhir Musim, Manajemen Arema FC: Kami Tak Akan Ajukan Banding

Manajemen Arema FC memberikan tanggapan terkait sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Arema FC.

Dijatuhi Sanksi Tanpa Penonton hingga Akhir Musim, Manajemen Arema FC: Kami Tak Akan Ajukan Banding
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Pendukung Arema FC, Aremania, memberi dukungan kepada tim kesayangan mereka saat Arema FC melawan Persela Lamongan pada laga kedua Piala Presiden 2018 Grup E di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/01/2018) malam. 

Jika terjadi pelanggaran berat maka Arema FC siap menghadapi konsekuensinya.

Sanksi kepada Arema FC dan Aremania, kata Iwan Budianto, diharapkan menjadi momentum perubahan perilaku positif bagi semua saja, tidak hanya klub, panpel, tapi juga suporter.

"Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema FC ikhlas jika harus dihukum 10 tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia. Kami siap menjadi martir perubahan kebaikan dalam sepakbola kita," ujarnya.

Oleh karena itu, Arema FC juga menegaskan akan menjalani hukuman ini dengan tegak kepala dan menjadi cambuk untuk perubahan kita semua agar patuh terhadap penegakan regulasi.

"Kami tidak akan mengajukan banding. Namun akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter utamanya Aremania agar berubah menjadi lebih baik," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Iwan Budianto meminta agar Aremania mawas diri dan intropeksi.

"Jadikan perenungan massal. Dan jadikan momentum untuk berubah dalam sikap dan berperilaku yang baik dalam mendukung tim kebanggaan kita," katanya.

Iwan Budianto juga meminta agar semua pihak tidak merespons dan bereaksi negatif atas keputusan Komdis PSSI, termasuk bijak menanggapinya di media sosial.

Arema FC Kena Sanksi Komdis PSSI, Singo Edan Jalani Sisa Laga Tanpa Penonton sampai Akhir Musim

"Hentikan perdebatan. Tapi kita perlu bangkit bersatu untuk berubah lebih baik. Jika perlu kita harus lebih sering bertemu berdiskusi berbicara dari hati ke hati agar kejadian serupa tidak terjadi dan tidak diulang ulang lagi di masa yg akan datang" tegasnya.

"Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf atas segala perilaku negatif dan kejadian yang menimbulkan kerugian psikis maupaun materi. Kedepan harus kita songsong harapan baru yang lebih baik," imbuh dia.

Laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya diwarnai kericuhan di tribun penonton, Sabtu (6/10/2018).
Laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya diwarnai kericuhan di tribun penonton, Sabtu (6/10/2018). (TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Vintoko
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help