Di Pertemuan IMF-World Bank 2018, Indonesia Dapat Investasi Rp 202 Triliun

Rustam Ibrahim sebut pada acara IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Indonesia berhasil mendapatkan investasi dengan nilai ratusan triliun rupiah.

Di Pertemuan IMF-World Bank 2018, Indonesia Dapat Investasi Rp 202 Triliun
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Suasana konferensi pers Indonesia Investment Forum 2018 sebagai rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, Selasa (9/10/2018). Turut hadir (dari kiri ke kanan) Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, dan Dirut Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir. 

Kerja sama ini disepakati dalam salah satu rangkaian acara IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang berlangsung di Bali.

"Siang ini, kami menyaksikan kerja sama penandatanganan investasi dan pembiayaan antara 14 BUMN dengan investor dan lembaga keuangan untuk 19 transaksi dengan nilai kesepakatan mencapai 13,5 miliar dollar AS atau setara Rp 202 triliun," kata Menteri BUMN Rini Soemarno melalui sambutannya di hadapan para investor saat Signing Ceremony Indonesia Investment Forum 2018, Kamis (11/10/2018) siang.

Rini mengatakan, jenis investasi yang disepakati dalam kerja sama ini terdiri atas strategic partnership, project financing, dan pembiayaan alternatif melalui pasar modal.

Dijelaskan pula, yang termasuk dalam kerja sama investasi untuk sektor proyek infrastruktur ini di antaranya migas, hilirisasi pertambangan, pariwisata, bandar udara, kelistrikan, pertahanan, jalan tol, hingga manufaktur.

Setelah Rini menyampaikan sambutannya, puluhan investor bersama masing-masing direktur utama BUMN terkait menandatangani perjanjian kerja sama secara serentak.

Turut hadir dalam penandatanganan perjanjian ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Berikut ini 19 transaksi hasil kerja sama investasi tersebut, seperti yang TribunWow.com lansir dari Kompas.com.

1. GMF AeroAsia dengan Airfrance Industries KLM Engineering and Maintenance (nilai investasi 400 juta dollar AS)

2. GMF AeroAsia dengan PT China Communication Construction Indonesia (nilai investasi 500 juta dollar AS)

3. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) (nilai investasi mencapai 248,4 juta dollar AS)

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved