kabar Tokoh

Beberkan Alokasi Dana Pertemuan IMF-WB, Gerindra: Anggarannya Tidak untuk Perluasan Apron Bandara

Partai Gerindra mengklaim bahwa anggaran IMF-World Bank Annual Meeting 2018 tidak dipergunakan untuk perluasan apron Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Beberkan Alokasi Dana Pertemuan IMF-WB, Gerindra: Anggarannya Tidak untuk Perluasan Apron Bandara
Twitter @MMisbakhun
Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun Saat Menghadiri IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Selasa (9/10/2018). 

Misbakhun melalui laman Twitter, @MMisbakhun, Selasa (9/10/2018), menegaskan bahwa peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali membayar sendiri biaya kedatangan mereka.

Direktur IMF Sebut Ekonomi Indonesia Luar Biasa, Rizal Ramli: Jangan Lupa Sejarah Krisis 1997

Awalnya, seorang warganet dengan akun @Mycuban11, memberikan pertanyaan kepada Misbakhun.

"Menurut Bapak presiden, hotel dan biaya makan minum ditanggung sendiri-sendiri oleh peserta Meeting IMF dan WB, mana yang benar?," tanya warganet tersebut.

Misbakhun pun langsung memberikan tanggapannya.

Ia bahkan mencontohkan dirinya sendiri yang juga menjadi peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Misbakhun mengaku biaya tiket pesawat, hotel, hingga makan, menggunakan uangnya sendiri.

"Contohnya saya sendiri. Ikut sebagai peserta #AM2018Bali dengan badge DELEGATE beli tiket pesawat, hotel dan makan memakai uang saya sendiri.

Apakah penjelasan saya sudah bisa menjelaskan apa yg disampaikan oleh Bapak Presiden?," ucapnya.

Seperti diketahui, mengutip laman resmi Bank Indonesia (BI), IMF-World Bank Annual Meetings (AM 2018) digelar di Bali pada 8-14 Oktober 2018.

Pertemuan ini merupakan pertemuan terbesar dunia dalam bidang ekonomi dan keuangan, yang menghadirkan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara anggota.

Tak hanya itu, sektor private, para akademisi, Non Goverment Association (NGO), serta media juga akan hadir pada pertemuan ini.

Dalam pertemuan tersebut, turut diselenggarakan pula beberapa event lain, misalnya seminar, investment forum, Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan cultural events.

Pertemuan ini diharapkan akan memberikan manfaat bagi Indonesia.

Khususnya dalam peningkatan cadangan devisa, perdagangan dan investasi, pariwisata. (TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help