Pilpres 2019

Dedi Mulyadi Mengatakan Joko Widodo Masih Meninggalkan Banyak Pekerjaan Rumah

Dedi Mulyadi mengatakan, selama menjabat sebagai presiden, Joko Widodo masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah.

Dedi Mulyadi Mengatakan Joko Widodo Masih Meninggalkan Banyak Pekerjaan Rumah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Dedi Mulyadi 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Tim Kampanye Jawa Barat pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, Dedi Mulyadi mengatakan, selama menjabat sebagai presiden, Joko Widodo masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah.

“Pak Jokowi masih banyak kurangnya,” aku Dedi saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (25/9/2018).

Syahri Mulyo Menjabat sebagai Bupati Tulungagung Selama Tiga Menit

Untuk itu, sebagai salah satu strategi kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, timnya akan mengedepankan isu-isu tentang rencana Jokowi ke depan yang belum terealisasi.

“Kita di Jawa Barat tidak akan membuat kegiatan seremonial yang terlalu banyak. Tapi akan fokus kepada Pak Jokowi ini presiden menjabat. Kita akan fokus penyelesaian secara konstruktif berbagai problem masyarakat Jawa Barat yang terjadi hari ini,” sambungnya.

Dedi menambahkan, dalam strategi tersebut, dirinya akan melibatkan sejumlah kepala daerah yang berasal dari koalisi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kader pendukung kita ada bupati, wali kota. Ketika bupati, wali kota mendukung pak Jokowi-Ma'ruf Amin, hubungannya satu hal, meningkatkan pelayanan publik di daerahnya,” jelasnya.

Dedi mengungkapkan, jika kepala daerah memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat, maka hal tersebut akan menambah kepercayaan publik terhadap pemimpin daerah tersebut.

Presiden Jokowi: Jangan Gara-gara Pemilu Masyarakat Kita Terpecah Belah

“Kalau bisa menyelesaikan masalah kemiskinan, bisa menyelesaikan infrastruktur dan menyelesaikan masalah pelayanan publik dengan baik, maka kepercayaan kepada publik bisa meningkat,” tuturnya.

“Jadi kalau dia (kepala daerah) mengatakan pilpres pilih Pak Jokowi, rakyatnya akan ikut. Tetapi kalau teriak-teriak pilih Pak Jokowi, kalau rakyatnya antipati karena tidak pernah melayani rakyat dengan baik, jangan harap memiliki implikasi politik,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dedi Mulyadi: Pak Jokowi Masih Banyak Kurangnya"

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help