Pemilu 2019

Perindo dan Hanura Beri Tanggapan terkait Caleg Eks Koruptor yang Diusung

Partai Perindo dan Hanura diketahui masuk dalam daftar partai politik (parpol) yang turut mengusung eks koruptor sebagai caleg.

Perindo dan Hanura Beri Tanggapan terkait Caleg Eks Koruptor yang Diusung
Tribunnews
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyampaikan nama-nama calon legislatif (caleg) yang memiliki latar belakang napi korupsi.

Partai Perindo dan Partai Hanura diketahui masuk dalam daftar partai politik (parpol) yang turut mengusung eks koruptor sebagai caleg.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (21/9/2018), Partai Perindo dan Partai Hanura memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ahmad Rofiq menyebut ada hal yag menyebabkan partainya 'kecolongan'.

Atas hal ini, Partai Perindo menyampaikan permohonan maaf.

Romahurmuziy Ungkap Alasan Jokowi-Maruf Lebih Unggul dan Bandingkan dengan Pilpres 2014

"Saya secara lebih awal menyampaikan permohonan maaf lebih awal bila masih ada caleg yang terindikasi eks korupsi dan kasus lain, dan DPP tetap keras sekali anti korupsi," ujar Rofiq.

Menurutnya, caleg eks koruptor bisa lolos karena proses pendaftaran dilakukan serentak di pusat, provinsi, dan kabupaten.

Sehingga DPP tidak bisa melakukan pengawasan secara detail.

"Karena pengawasannya serentak maka partai tidak bisa mengendalikan apa yang dilakukan oleh partai di bawah," jelas Rofiq.

Lebih lanjut, Rofiq meminta caleg eks koruptor di Partai Perindo untuk mengundurkan diri.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help