Pilpres 2019

Kepala Daerah Ramai Nyatakan Dukungan ke Jokowi, Pengamat Politik: Jangan Bangga Dulu

Menanggapi banyaknya Kepala Daerah dukung Jokowi, pengamat politik Burhanuddin mengatakan relevansi dukungan kepala daerah pada perolehan suara.

Kepala Daerah Ramai Nyatakan Dukungan ke Jokowi, Pengamat Politik: Jangan Bangga Dulu
Capture YouTube
Burhanuddin Muhtadi Saat Menjadi Narasumber di Acara Apa Kabar Indonesia Malam, TV One, Kamis (20/9/2018) 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah Kepala Daerah ramai-ramai menyatakan dukungan pada pasangan calon presiden (capres) Jokowi-Maruf Amin.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan relevansi dukungan kepala daerah pada perolehan suara.

Hal ini dikatakan Burhanuddin ketika menjadi narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Tv One, Kamis (20/9/2018).

Mulanya, pembawa acara menanyakan apakah dengan deklarasi dukungan kepala daerah ke pasangan Jokowi akan membuat masyarakat yang dipimpinnya mengikuti suara kepala daerah.

"Asumsi umum yang berkembang di ranah politisi adalah kepala daerah memiliki dampak besar terhadap perolehan suara calon maupun partai yang berlaga di pemilu, tetapi kalau kita lihat terutama hasil pilkada (pemilihan kepala daerah) sejak rezim pilkada 2005 sampai sekarang itu relevansinya tidak terlalu kuat," jawab Burhanuddin.

Ia menambahkan suara dari kepala daerah tersebut tidak secara langsung memiliki dampak linier.

Namun, tidak dipungkiri suara itu sedikit banyak memiliki kontribusi.

Jadi Juru Kampanye Jokowi-Maruf, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini: Saya Siap Cuti

"Sebetulnya tidak punya dampak linier meskipun kalau dikatakan tidak ada dampak sama sekali juga tidak gitu tentu sedikit banyak punya kontribusi.

Tapi dalam pemilu suara supir dan penumpang itu sama saja, kalau supirnya saja sementara penumpangnya tak mengikuti instruksi supir ya nggak terlalui banyak gunanya, karena suara penumpang lebih banyak dibanding supir," tambanya.

Fenomena Kepala Daerah yang menyatakan dukungan untuk calon presiden ini juga bukan merupakan hal baru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help