Pilpres 2019

Update Pilpres 2019: Pengambilan Nomor Urut Capres-Cawapres, Pendukung Dibolehkan Hadir

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menetapkan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jumat (21/9/2018).

Update Pilpres 2019: Pengambilan Nomor Urut Capres-Cawapres, Pendukung Dibolehkan Hadir
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Prabowo Subianto - Sandiaga Uno vs Joko Widodo - Maruf Amin 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menetapkan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jumat (21/9/2018).

Proses pengambilan nomor urut ini akan dilakukan di Kantor KPU dan berlangsung satu hari.

Untuk pasangan capres-cawapres yang dinyatakan lolos saat pendaftaran harus hadir untuk mengikuti pengundian nomor urut peserta.

Pendaftaran Capres-Cawapres Dibuka 4 Agustus 2018, Inilah Tahapannya

Hal itu tertuang di pasal 235 ayat 2 UU Pemilu menyebutkan "Penetapan nomor urut pasangan calon sebagaimana  dimaksud pada ayat 1 dilakukan secara undi dalam sidang pleno KPU terbuka dan dihadiri oleh seluruh pasangan calon, satu  hari setelah penetapan dan pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat 1".

Saat ini, sudah terdapat dua bakal capres- cawapres, yaitu, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga  Uno.

1. Pendukung Dibolehkan Hadir

Ketua KPU RI, Arief Budiman membolehkan pendukung masing-masing capres-cawapres untuk hadir dalam pengambilan nomor urut.

"Pada saat pengundian nomor urut, jadi nanti pada saat pengundian nomor urut kami persilahkan masing-masing pasangan calon membawa pendukung lalu kita undi nomor urut," ujar Ketua KPU RI, Arief Budiman, Selasa (18/9/2018) seperti dikutip Tribunnews.com.

Untuk mengantisipasi terjadi kerumunan orang di kantor KPU RI, pihak lembaga penyelenggara pemilu itu akan melakukan pembagian kapasitas orang menjadi beberapa tempat.

"Nanti di lantai 2 di ruang aula itu masing-masing apa namanya pasangan calon diperkenankan membawa 50 pendukung jadi jumlah totalnya 100. Nah kalau yang di bawah 100-120 ya," kata dia.

Maruf Amin Merasa Dirinya Lebih Muda jika Dibandingkan dengan Mahathir Mohamad

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Vintoko
Editor: Fachri Sakti Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved