Liga Indonesia

VIDEO: Tak Terima Hukuman Penalti, Pemain Persiwa Wamena Kejar, Pukuli dan Tendang Wasit

Laga antara Persegres Gresik United dengan Persiwa Wamena di kompetisi Liga 2 Indonesia, Sabtu (15/9/2018) diwarnai aksi kekerasan terhadap wasit.

VIDEO: Tak Terima Hukuman Penalti, Pemain Persiwa Wamena Kejar, Pukuli dan Tendang Wasit
Instagram/@persegresfc
Persegres Gresik United saat berhadapan dengan Persiwa Wamena di kompetisi Liga 2 Indonesia, Sabtu (15/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Laga antara Persegres Gresik United dengan Persiwa Wamena di kompetisi Liga 2 Indonesia, Sabtu (15/9/2018) diwarnai aksi kekerasan terhadap wasit.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik itu pun sempat terhenti beberapa saat.

Kekerasan terhadap wasit ini di awali ketika seorang pemain Persegres Gresik United terlihat terjatuh di area penalti Persiwa di menit ke-78.

Melihat seorang pemain terjatuh, wasit kemudian memutuskan untuk memberi hadiah penalti kepada Persegres Gresik United.

Merasa tidak terima dengan putusan wasit, para pemain Persiwa segera meluapkan amarahnya dengan memukul dan menendang wasit yang bernama Abdul Roazak itu. hingga terjatuh.

Mendapat serangan itu, wasit Abdul Razak bergegas melarikan diri dari kejaran pemain Persiwa.

Tak hanya itu, seorang wasit lainnya juga sempat menjadi sasaran para pemain Persiwa, namun wasit itu segera berlari ke tempat ofisial.

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Sabtu 15 September 2018, Eden Hazard Hattrick Chelsea ke Puncak

Berikut videonya:

Dilansir BolaSport.com, pertandingan pun kembali dilanjutkan setelah terhenti selama 10 menit.

Wasit tetap menjalankan penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol kedua Persegres lewat kaki Obet Rivaldo Yulius pada menit 78'.

Pertandingan pekan ke-16 Liga 2 2018 itu pun berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persegres.

Dengan tambahan tiga poin, Persegres pun bisa memperbaiki posisi di klasemen sementara Wilayah Timur Liga 2 2018.

(TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Ikuti kami di
Penulis: Vintoko
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help