Pilpres 2019

Sandiaga Minta Sejumlah Pihak Tak Kaitkan Program OK OCE dengan Politik Jelang Pilpres 2019

Sandiaga Uno menanggapi komentar Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus, terkait program OK OCE.

Sandiaga Minta Sejumlah Pihak Tak Kaitkan Program OK OCE dengan Politik Jelang Pilpres 2019
Tribunnews/Jeprima
Sandiaga Uno 

TRIBUNWOW.COM - Bakal Calon Wakil Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Sandiaga Uno menanggapi komentar Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus, terkait program One Kecamatan Center for Entrepreneurship (OK OCE).

Sandiaga Uno meminta sejumlah pihak agar tidak lagi saling mengaitkan antara program ekonomi OK OCE dengan politik, jelang Pilpres 2019.

"Pak Bestari (Barus) dari Nasdem, tugas Pak Bestari menyerang partai yang lain. Jadi saya sudah sampaikan, pisahkan politik sama ekonomi. Ekonomi untuk pelatihannya dirasakan manfaatnya, dirasakan OK OCE itu hadir sebagai penyemangat dan motivasi," ujar Sandiaga Uno, Jumat (14/9/2018).

Sebelumnya, Bestari Barus menyebut program OK OCE yang jadi andalan Pemprov DKI Jakarta era Anies Baswedan-Sandiaga Uno, hanyalah sekadar lips service.

Kata dia, program OK OCE hanyalah pelatihan biasa yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya, dan dianggap sebagai program yang sia-sia.

Sejumlah Tokoh Kritik Koalisi Prabowo-Sandiaga usai Usulan Debat Bahasa Inggris di Pilpres 2019

"Memang betul dalam tahun ini ada 45 ribu orang mendaftar, yang difasilitasi dengan akses permodalan baru sekitar 300-an saja. Jauh dari panggang daripada api. Habislah nanti Rp 98 miliar itu untuk pekerjaan yang hampir boleh dikatakan sia-sia tadi," ujar Bestari Barus.

Namun, Sandiaga Uno menyanggah komentar tersebut dan mengatakan, bahwa OK OCE bukanlah program yang sia-sia dari Pemprov DKI Jakarta.

Karena, hingga saat ini program OK OCE sudah diikuti oleh puluhan ribu warga Jakarta, dan selalu bertambah setiap bulannya.

"Dirasakan OK OCE itu hadir sebagai salah satu penyemangat dan motivasi. Itu sudah dilihat, kalau tidak, itu tidak akan bertambah jumlah dari pendaftar. Sekarang sudah tembus angka 51 ribu, belum satu tahun. Berarti ini diminati masyarakat," ujar Sandiaga Uno.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa jumlah peserta yang sudah banyak tersebut justru menjadi peluang dan tantangan bagi Pemprov DKI Jakarta, untuk meneruskan program tersebut lebih baik lagi.

"(Sekarang) Bagaimana yang mendaftar itu diberi pelatihan, pendampingan, diberikan kemudahan perizinan. Nah ini, salah satu hal yang harus diselesaikan pemerintah secara keseluruhan," ujar Sandiaga Uno.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: OK OCE Disebut Program Sia-sia, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help