Home »

Sport

»

Basket

Asian Para Games 2018

Kunjungi Pelatnas Solo, Imam Nahrawi Ikut Bermain Voli Duduk dengan Atlet Para Games

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi terlihat mengunjungi Pelatnas di Solo jelang Asian Para Games 2018.

Kunjungi Pelatnas Solo, Imam Nahrawi Ikut Bermain Voli Duduk dengan Atlet Para Games
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Imam Nahrawi - Menteri Pemuda dan Olahraga 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pemuda dan Olahrag, Imam Nahrawi terlihat mengunjungi pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) di Kota Solo jelang Asian Para Games 2018.

Hal ini terlihat dari unggahan Imam Nahrawi melalui Twitter miliknya, @imam_nahrawi, Jumat (14/9/2018).

Selain mengunjungi pelatnas, Imam juga ikut bermain dengan atlet putri para games cabor voli duduk.

"Pagi ini saya ikut bermain bersama teman-teman Atlet-atlet nasional Voli Duduk di pelatnas Solo, sambil memastikan persiapan mereka menjelang #AsianParaGames2018 6-13 Oktober nanti di Jakarta," tulis Imam Nahrawi.

Sementara itu, diberitakan dari Tribunnews, Menpora juga mengajak masyarakat untuk turut mensukseskan Asian Para Games dengan mendukung langsung atlet difabel yang bertanding.

“Ya sudah pasti Asian Games ini kita menyambutnya lebih meriah lagi, dan lebih semangat lagi karena hajat nasional yang sudah dipersiapkan juga beberapa tahun lalu, kata Menpora sebelum menjadi pembicara di acara Energi Indonesia yang diadakan di Mall Gandaria City, Rabu (12/9/2018) malam.

Menpora Optimis Indonesia Capai Target Masuk 7 Besar Asian Para Games 2018

“Kita siapakan uang kita untuk beli karcis karena yang digratiskan hanya teman-teman disabilitas yang direkomendasi dari komunitas, jadi ayo kita dukung langsung mereka,” sambungnya.

Seperti diketahui, Asian Para Games (APG) yang akan digelar pada 6-13 Oktober 2018 di Jakarta nanti merupakan Asian Para Games perdana Indonesia menjadi tuan rumah.

Atas alasan itu Menpora mengatakan bahwa Asian Para Games tak berbeda dengan Asian Games yang gaungnya juga untuk mengobarkan rasa spirit persatuan dan rasa persudaraan khususnya di Indonesia.

“Meskipun kepanitian berbeda, tetapi semangat dan motivasinya sama yaitu ingin menjadi olahraga sebagai spirit persatuan, sebagai sara persaudaraan dan yang paling penting juga olaharaga bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Pada pesta olahraga se-Asia yang diperuntukkan bagi atlet difabel ini akan diikuti 41 negara, dan akan mempertandingkan 18 cabang olahraga. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help