Terkini Daerah

BKN: 2.357 Koruptor Berstatus PNS, Paling Banyak di Sumatera Utara dan Jawa Barat, Ini Daftarnya

Data tersebut disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 September 2018.

BKN: 2.357 Koruptor Berstatus PNS, Paling Banyak di Sumatera Utara dan Jawa Barat, Ini Daftarnya
www.menparRB
Ilustrasi PNS. 

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 2.357 koruptor yang masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Data tersebut disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 September 2018.

BKN memperoleh informasi ini setelah melakukan penelusuran data di Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam data BKN, Sumatera Utara menempati peringkat teratas terkait jumlah PNS yang terbelit korupsi.

Di Sumatera Utara, ada 298 PNS yang terjerat korupsi, dengan rincian 33 orang dari pemerintah provinsi dan 265 orang dari Pemerintah Kabupaten/Kota.

Video Kronologi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Usir Dua Wanita Ngomong saat Dirinya Bicara

Kemudian, Jawa Barat menempati peringkat kedua terkait jumlah PNS yang terjerat korupsi.

Di provinsi itu jumlahnya mencapai 193 orang, dengan rincian 24 orang dari pemerintah provinsi dan 169 orang dari pemerintah kabupaten/kota.

Di peringkat ketiga adalah Riau.

PNS yang terjerat korupsi di Riau berjumlah 190 orang, yang terdiri dari 10 orang di tingkat provinsi dan 180 orang di tingkat pemerintah kabupaten/kota.

Di posisi selanjutnya ada NTT dengan 183 orang, Papua 146 orang, Lampung 97 orang, Aceh 89 orang, Sumatera Barat 84 orang, Jawa Timur 80 orang, NTB 72 orang, dan Banten 70 orang.

Baru Dilantik Jadi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Langsung Luncurkan Program Cepat Tanggap

Sementara, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sulawesi Barat menjadi daerah yang paling sedikit kasus PNS terjerat kasus korupsi.

Di dua provinsi itu, terdapat 3 orang yang terjerat, semuanya terjerat di tingkat kabupaten/kota.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Koruptor Berstatus PNS di Daerah, Sumut Peringkat Satu, Jabar Kedua.

Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help