BI Soroti Transaksi Pakai WeChat dan Alipay karena Belum Kerjasama dengan Sistem Pembayaran Lokal

Penggunaan aplikasi WeChat dan Alipay menjadi masalah karena belum melakukan kerjasama dengan perusahaan sistem pembayaran lokal.

BI Soroti Transaksi Pakai WeChat dan Alipay karena Belum Kerjasama dengan Sistem Pembayaran Lokal
dreamstime
Ilustrasi transaksi keuangan secara digital 

TRIBUNWOW.COM - Bank Indonesia (BI) menyoroti kasus turis China yang menggunakan aplikasi messenger WeChat dan Alipay untuk transaksi pembayaran di Bali.

Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id, Jumat (14/9/2018), penggunaan aplikasi WeChat dan Alipay menjadi masalah karena belum melakukan kerjasama dengan perusahaan sistem pembayaran lokal.

Padahal, Peraturan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) menjadi aturan untuk transaksi pembayaran.

Bank Indonesia Prediksi Posisi Rupiah di Tahun 2019

Dalam GPN menyebutkan setiap prinsipal asing yang melakukan transaksi pembayaran di Indonesia harus bekerjasama dengan lembaga switching domestik yang telah disetujui BI.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Onny Widjanarko menyatakan BI tidak membatasi aplikasi yang digunakan turis saat berkunjung ke Indonesia.

"Tetapi BI akan mengatur supaya tiap pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Onny.

Transaksi yang sesuai ketentuan yakni dengan menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran.

Sedangkan WeChat yang digunakan turis China saat ini menggunakan yuan.

Terkait kasus ini, BI akan meminta WeChat dan Alipay bekerjasama dengan switching lokal.

Jokowi Panggil 5 Menteri, OJK dan Gubernur Bank Indonesia ke Istana

"Mereka harus bekerjasama dengan perusahaan sistem pembayaran yang berizin dari Indonesia," ujar Onny.

BI akan melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan aplikasi pembayaran mengikuti aturan main yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya dari Kontan.co.id, Kamis (13/9/2018), hotel Swiss-Belhotel di Bali memberikan pengumuman bahwa pelanggannya bisa menggunakan aplikasi WeChat untuk melakukan transaksi pembayaran.

BI telah menutup beberapa merchant yang bekerjasama dengan WeChat dan Alipay untuk melakukan transaksi.

Tanggapan Bank Indonesia terkait Beredarnya Surat Panggilan Wawancara Palsu Rekrutmen Pegawai

Jika akhirnya terjalin kerjasama antara WeChat, Alipay dan pemain lokal sistem pembayaran, maka diharapkan adanya pembagian penghasilan yang adil. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)

Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved