Abdul Kadir Karding Nilai Tidak Ada Masalah dengan Iklan Pencapaian Kinerja Pemerintahan Joko Widodo

Abdul Kadir Karding menilai, tidak ada masalah dengan iklan pencapaian kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Abdul Kadir Karding Nilai Tidak Ada Masalah dengan Iklan Pencapaian Kinerja Pemerintahan Joko Widodo
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Abdul Kadir Karding 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Jenderal DPP PKB Abdul Kadir Karding menilai, tidak ada masalah dengan iklan pencapaian kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dibuat Kementerian Komunikasi dan Informatika dan diputar di bioskop.

Ia meminta, koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak perlu panik menyikapi iklan tersebut.

Menurut Karding, sudah kewajiban pemerintah untuk menyampaian capaian-capaian yang sudah diraih selama empat tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada rakyat.

Dira Sugandi Blak-blakan Berikan Dukungan pada Jokowi: Dia yang Dibutuhkan Negara Kita saat Ini

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) itu menilai, aneh apabila pemerintah tidak menyampaikan capaian-capaian kerja yang sudah dilakukan kepada masyarakat.

"Jadi tidak perlu dipermasalahkan. Karena kalau tidak ada sosialisasi dan informasi soal kinerja pemerintah, nanti rakyat akan bertanya pemerintah kerja apa," ujar Karding di Jakarta, Kamis (13/9/2018), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, kalau ada pihak yang memprotes dan melarang iklan tersebut, maka sebaiknya diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Pihak Kemenkominfo sudah memberikan pernyataan bahwa iklan tersebut bukan sebagai bentuk kampanye politik terkait Pilpres 2019.

Iklan itu hanya menyampaikan capaian Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Sebelumnya, iklan yang merupakan versi singkat dari video "2 Musim, 65 Bendungan" diputar di bioskop.

Isinya memperlihatkan proses pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani tentang manfaat bendungan tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon meminta agar iklan tersebut dicopot dan tidak ditayangkan di bioskop.

Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menjelaskan bahwa peran yang diemban Kemenkominfo sesuai UU negara adalah sebagai humas pemerintah, sehingga menyampaikan capaian dan prestasi yang dilakukan Pemerintahan Jokowi-JK.

Hidayat Nur Wahid Menilai Iklan Pencapaian Pemerintahan Jokowi Layak untuk Dihentikan

Dia menegaskan apa yang disampaikan dalam iklan tersebut bukan bagian dari kampanye terkait pencapresan Jokowi pada Pemilu Presiden 2019.

Dia juga menjelaskan alasan memilih bioskop untuk menayangkan iklan tersebut karena dinilai pertumbuhan penontonnya luar biasa sehingga efektif, agar masyarakat menerima informasi mengenai capaian kerja Pemerintahan Jokowi-JK.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PKB: Koalisi Prabowo-Sandiaga Jangan Panik Lihat Iklan Capaian Pemerintah Jokowi"

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved