Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, Pertamina Tak Naikkan Harga BBM

PT Pertamina mengungkapkan, alasan tidak menaikkan harga BBM karena daya beli masyarakat dinilai masih lemah.

Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, Pertamina Tak Naikkan Harga BBM
https://www.google.co.id/search?rlz=1C1GIGM_enID730ID730&biw=1309&bih=653&tbm=isch&sa=1&ei=04xiW_O3Fcqw9QPe56GQAg&q=pertamina+jpeg&oq=pertamina+jpeg&gs_l=img.3...105877.106875.0.107775.5.5.0.0.0.0.95.353.5.5.0....0...1c.1.64.img..0.3.233...0j0i67k1j0
Pertamina Indonesia 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk solar subsidi dan premium.

Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id, Senin (10/9/2018), PT Pertamina mengungkapkan, alasan tidak menaikkan harga BBM karena daya beli masyarakat dinilai masih lemah.

Pertamina menyebut tidak akan menaikkan harga BBM meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah.

Beredar Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Berikan Klarifikasi

Direktur Retail Pertamina, Mas'ud Khamid menuturkan kebutuhan energi seperti listrik, LPG dan BBM masyarakat setara dengan 7,5 persen dari total pendapatan.

Untuk BBM, menurut Mas'ud Kamil, masyarakat menghabiskan dana sebesar 4 hingga 4,5 persen dari total pendapatan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto menuturkan sebenarnya badan usaha tidak perlu meminta izin kepada pemerintah jika ingin menyesuaikan harga.

Selama penyesuaian harga masih sesuai dengan batas yang ditetapkan aturan.

Pertamina Angkat Bicara mengenai Daftar Harga Kenaikan BBM yang Beredar di Media Sosial

“Kalau mau menaikkan, laporkan saja berapa kenaikannya. Jadi ikuti aturan, kalau salah kami tegur, jika benar silakan terus,” jelas Djoko Siswanto.

Diberitakan sebelumnya, gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyebabkan munculnya isu kenaikan harga BBM.

Terkait dengan hal ini, PT Pertamina memberikan klarifikasi melalui laman Twitter, @pertamina, pada Jumat (7/9/2018).

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help