Pilpres 2019
Elektabilitas Jokowi Diperkirakan Naik usai Asian Games 2018, Mardani Ali Sera Beri Tanggapan
Ditambah lagi saat penutupan Asian Games, Jokowi lebih memilih berada bersama para korban gempa lombok.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera angkat suara terkait analisa banyak pihak tentang kenaikan elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Bagi Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, terkait kenaikan elektabilitas kubu petahana Jokowi masih perlu terbukti dalam hasil survei.
"Kenaikan elektabilitas Pak Jokowi perlu dicek dengan hasil survei," ujar inisiator gerakan #2019GantiPresiden ini kepada Tribunnews.com, Senin (3/9/2018).
Namun, kata Mardani, Asian Games sukses benar adanya.
• Zulkifli Hasan Komentari Tuduhan Maruf Amin soal Tanah Indonesia Habis Dikapling untuk Konglomerat
Untuk itu dia menyampaikan selamat bagi semua pihak yang telah terlibat menyukseskan Asian Games 2018.
"Bravo bagi semua pihak yang terlibat," ucapnya.
Ia pun menangkap makna di balik gelaran Asian Games 2018 untuk pembelajaran politik di tanah air menjelang pilpres 2019.
"Kita bisa belajar berkompetisi dalam politik dengan sprotivitas dan kerja keras yang elegan," katanya.
Sebelumnya banyak pihak menilai keuntungan politik terhadap Jokowi terjadi ketika peringkat Indonesia yang berada di posisi ke-4 dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu, memberikan sentimen positif.
Indonesia hanya di bawah Korea (49 emas), Jepang (74 emas), dan China (132 emas).
Hal lain yang bakal berdampak pada peningkatan elektabilitas pasangan petahana adalah pemberian bonus kepada peraih medali pada Asian Games 2018, termasuk pelatih dan asisten pelatihnya.
Selain itu banyak pihak menilai kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018 merupakan bagian dari kesuksesan pemerintahaan saat ini.
• Rachland Nashidik Sebut Kehidupan Rocky Gerung Diintai hingga Dapat Ancaman Fisik
Euforia keberhasilan Asian Games turut membawa nama Jokowi ke mata dunia dan mampu meningkatkan elektabilitas masyarakat Indonesia.
Ditambah lagi saat penutupan Asian Games, Jokowi lebih memilih berada bersama para korban gempa lombok.
Analis politik Teguh Yuwono pun mengamini hal tersebut. Tatkala kata Teguh Yuwono di Semarang, Minggu (3/9/2018), Indonesia berada di posisi ke-4 dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu, atau di bawah Korea (49 emas), Jepang (74 emas), dan Cina (132 emas).