BMKG Catat Gempa Susulan 4.3 SR Kembali Guncang Lombok Pagi Ini

Gempa susulan kembali terjadi Lombok,NTB, Senin (13/8/2018) pagi ini, pukul 08:42 WIB.

BMKG Catat Gempa Susulan 4.3 SR Kembali Guncang Lombok Pagi Ini
Tribunnews.com
Ilustrasi catatan gempa 

TRIBUNWOW.COM - Gempa susulan kembali terjadi Lombok, NTB, Senin (13/8/2018) pagi ini, pukul 08:42 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berkekuatan 4,3 Skala Ritcher.

Pusat gempa berada di darat dengan lokasi 8.27 Lintang Selatan dan 116.14 Bujur Timur atau tepatnya 19 km barat laut Lombok Utara, NTB dengan kedalaman 12 km.

Gempa bumi tersebut dirasakan di wilayah IV Mataram, III Tanjung, II Lombok Tengah.

Hal tersebut disampaikan BMKG lewat akun twitter @infoBMKG, Senin (13/8/2018).

BNPB Tegaskan Kabar tentang Prediksi Gempa Besar di Jawa yang Beredar di Media Sosial adalah Hoaks!


Hingga tanggal 13 Agustus 2018 pukul 10.00 WITA telah terjadi 593 gempa susulan sejak gempa 7 SR yang mengguncang Lombok dan sekitarnya 5 Agustus 2018 lalu.

24 diantaranya gempa cukup dirasakan oleh masyarakat.

Soal Isu Mahar Rp 500 M, Andi Arief Tolak Minta Maaf

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sejauh ini, hingga hari Minggu (12/8/2018), mencatat jumlah korban tewas mencapai 401 orang.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, rincian korban tewas sebanyak 348 di Kabupaten Lombok Utara, 30 orang tewas di Lombok Barat, 9 orang tewas di Kota Mataram, 10 orang tewas di Lombok Timur, 2 orang tewas di Lombok Tengah dan 2 orang tewas di Kota Lombok.

BPBD juga mencatat korban luka-luka mencapai 1.353 orang dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang mengalami luka ringan.

Lombok Utara tercatat sebagai lokasi terbanyak terdapat korban luka-luka yakni 640 orang.

Jumlah pengungsi 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian dengan rincian 198.846 orang di Kabupaten Lombok, 91.372 orang di Lombok Barat, 20.343 orang di Kota Mataram dan 76.506 orang di Lombok Timur.

Kerusakan fisik berupa rumah rusak sebanyak 67.875 unit, 606 unit sekolah rusak, 6 unit jembatan rusak, 3 unit rumah sakit rusak, 10 unit puskesmas rusak, 15 unit masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. (TribunWow.com/Ekarista R.P)

Ikuti kami di
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help