Anies Ungkap Pemberhentian Sandiaga Uno Tunggu sampai Ada Penetapan Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Sandiaga Uno belum resmi diberhentikan dari jabatan sebagai Wakil Gubernur Jakarta.

Anies Ungkap Pemberhentian Sandiaga Uno Tunggu sampai Ada Penetapan Presiden
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Anies Baswedan - Gubernur DKI Jakarta 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Sandiaga Uno belum resmi diberhentikan dari jabatan sebagai Wakil Gubernur Jakarta.

Anies mengemukakan hal itu ketika ditanya tentang siapa sosok yang pas menjadi pengganti Sandiaga Uno di DKI Jakarta.

"Bahwa Pak Sandi sudah mengundurkan diri itu benar. Tapi kita masih menunggu ketetapan Presiden karena yang mengangkat Pak Sandi siapa? Presiden. Jadi kita tunggu sampai proses selesai, baru kita nanti ke fase berikutnya, yaitu penentuan nama sebagai wakil gubernur," kata Anies di Jakarta International Baseball Arena, Senin (13/8/2018).

Anies mengatakan proses pemberhentian Sandiaga membutuhkan waktu.

Setelah surat pengunduran diri diajukan Sandiaga, DPRD DKI Jakarta harus menggelar rapat paripurna terlebih dahulu.

Penjelasan Pakar Statistik IPB terkait Hasil Polling Twitter yang Tak Layak Dipercayai

Setelah Sandiaga resmi diberhentikan lewat rapat paripurna itu, barulah dia mengirimkan suratnya ke Presiden Joko Widodo.

Presiden kemudian akan mengeluarkan surat ketetapan bahwa Sandiaga sudah tidak lagi menjabat sebagai wakil gubernur. "Jadi proses penggantian sesudah pemberhentian Pak Sandiaga ditetapkan Presiden.

Jadi sebelum ada ketetapan dari Presiden, maka belum bisa ada proses, ada prosedurnya," kata Anies.

Sandiaga Uno telah membuat surat pengunduran diri dari jabatan wakil gubernur.

Dia mundur karena ingin maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

Sandiaga sudah mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi capres.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies: Pemberhentian Sandiaga Tunggu Sampai Ada Penetapan Presiden"

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help