Tunjangan Tertunda, Jokowi Minta Maaf pada Veteran

Janji naikkan tunjangan 25% untuk para Veteran pada bulan Agustus 2018, Jokowi minta maaf.

Tunjangan Tertunda, Jokowi Minta Maaf pada Veteran
TribunPekanbaru/Fernando Sikumbang
Dua anggota LVRI Dumai, Djuwari dan Kasban berbincang usai hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan 

TRIBUNWOW.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta maaf saat menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pertimbangan Pusat Legiun Veteran RI (LVRI) masa bhakti 2018-2022, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Permintaan maaf itu disampaikan karena janji kenaikan tunjangan 25% untuk para Veteran pada bulan Agustus 2018 tertuda.

 "Untuk tunjangan kehormatan kenaikkan 25% mohon maaf belum bisa diterima bulan Agustus ini," ungkap Presiden dalam acara pengukuhan Anggota Dewan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan Pusat Legiun Veteran 2017-2022 di Istana Negara, dilansir TribunWow.com dari Kontan, Jumat (10/8/2018).

Infografis - Profil Sandiaga Uno

Adapun alasan keterlambatan itu lantaran adanya masalah administrasi.

Jokowi berjanji, kenaikan 25% itu baru bisa diterima pada bulan depan.

"Insya Allah bulan September baru bisa diterima," tambah dia. 

Diwartakan Kompas.com, Jumat (10/8/2018), Peraturan Pemerintah (PP) ini, merupakan pembaharuan dari PP sebelumnya, yakni Nomor 67 Tahun 2014 tentang hal yang sama.

Prabowo Mengaku Sempat Ditolak oleh Anies Baswedan saat Memintanya Jadi Cawapres

Kenaikan tunjangan para veteran ini tertuang dalam PP Nomor 31 Tahun 2018, melalui PP itu, dana kehormatan dan tunjangan bagi para veteran pembela kemerdekaan RI, veteran anumerta pembela kemerdekaan, veteran anumerta pejuang kemerdekaan beserta janda, duda dan anak yatim piatu mereka, mengalami kenaikan. 

Adapun PP itu telah ditangani Presiden Jokowi pada 18 Juli 2018 lalu.

Pertimbangannya adalah hak-hak yang diberikan kepada Veteran Republik Indonesia perlu ditingkatkan dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan Veteran Republik Indonesia. (TribunWow.com/Roifah Dzatu Azmah)

Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved