Pilpres 2019

Faisal Basri: Tiba saatnya Pasangan Capres-Cawapres Tawarkan Program Nyata

Harapannya program yang ditawarkan bertujuan untuk memajukan Indonesia, menyejahterakan rakyat dan menegakkan keadilan.

Faisal Basri: Tiba saatnya Pasangan Capres-Cawapres Tawarkan Program Nyata
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Faisal Basri 

TRIBUNWOW.COM - Calon presiden (Capres) Joko Widodo memilih KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampinginya maju di Pilpres 2019, pada Kamis (10/8/2018).

Sedangkan di kubu lainnya, Prabowo Subianto yang juga mengajukan diri sebagai capres menggandeng Sandiaga Uno sebagai cawapresnya.

Berita tersebut mendapat komentar dari pengamat ekonom Indonesia, Faisal Basri, dalam akun Twitter Faisal Basri, @FaisalBasri, Ia berharap progam yang ditawarkan oleh masing-masing capres cawapres merupakan progam yang nyata dan terukur.

Sindir Prabowo, Andi Arief: Yang Memiliki Masalah Besar soal Ekonomi Sebaiknya Jangan Berpolitik

Selain itu, harapannya program yang ditawarkan bertujuan untuk memajukan Indonesia, menyejahterakan rakyat dan menegakkan keadilan.

"Tiba saatnya kedua pasangan capres-cawapres menawarkan program nyata yang terukur untuk memajukan Indonesia, menyejahterakan rakyat, dan menegakkan keadilan," tulis Faisal dalam akun Twitternya.

Prabowo Subianto Umumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapresnya di Pilpres 2019

Sementara itu, Sandiaga telah berjanji akan membangun ekonomi Indonesia menjadi lebih baik lagi, seperti dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id.

Sandiaga akan berupaya sekuat tenaga untuk membuka lapangan kerja untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia serta membangun pemerintahan yang bersih.

"Mohon doa restu untuk memberikan bangsa Indonesia situasi ekonomi yang baik. Kami fokus pada bangsa dan membangun ekonomi kita untuk memastikan harga terjangkau dan pemerintahan yang bersih," ujar Sandiaga, pada Jumat (10/8/2018).

Dalam deklarasinya sebagai calon presiden, Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno akan menjalin kerja sama pemerintahan sebagai solusi dan upaya dalam membangun bangsa dan menyejahterakan Indonesia selama lima tahun ke depan.

Andi Arief: Demokrat Menyatakan Tidak Berkoalisi dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019

"Kami terus berusaha untuk membangun suatu koalisi yang besar untuk memberi solusi kepada kesulitan-kesulitan rakyat Indonesia dan khususnya bangsa Indonesia yang kita hadapi sekarang," jelas Prabowo. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)

Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help