Pilpres 2019

Andi Arief: Demokrat Menyatakan Tidak Berkoalisi dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019

Wasekjen Demokrat, Andi Arief, membeberkan sejumlah alasan yang menjadi penyebab putusnya hubungan koalisi antara Demokrat dan Gerindra.

Andi Arief: Demokrat Menyatakan Tidak Berkoalisi dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019
Capture YouTube
Andi Arief 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretraris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengungkapkan jika partainya tidak akan berkoalisi dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan yang ia sampaikan di Twitter, pada Jumat (10/8/2018) tengah malam.

Andi Arief menyatakan jika penyebab dari putusnya koalisi tersebut lantaran Prabowo dianggap mengkhianati kehendak dan janjinya dua hari jelang penutupan pendaftaran.

Meski begitu, Andi Arief juga menyebut tidak ada perubahan dalam diri Prabowo.

"Jam 00.00 . Partai Demokrat menyatakan tidak berkoalisi dengan Pak Prabowo dalam Pilpres 2019.

Penyebabnya karena Pak Prabowo menghianati kehendak dan janjinya di dua hari menjelang 10 Agustus 2018.
Jendral Kardus belum berubah, dia masih seperti yang dulu.

Besok pagi 10 Aguatus 2018 sebelum pk 09.00 Majelis Tinggi Partai Demokrat akan bersidang menetapkan kemana Demokrat berkoalisi.

Pada pk 09.00 Pimpinan partai Demokrat akan bergabung dengan partai koalisi lainnya mendaptarkan Capres dan Cawapres di KPU.

Bagi Pak Prabowo penghianatan itu hal biasa, bagi Partai Dempkrat itu hal Prinsip," tulis Andi Arief.

Jawaban Gerindra saat Andi Arief Menuding Sandiaga Uno Berupaya Gulingkan Prabowo Subianto

Postingan Andi Arief
Postingan Andi Arief (Capture/Twitter)

Pada unggahan sebelumnya, Andi Arief mengatakan jika partainya menolak pencawapresan Sandiaga Uno.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help