Pilpres 2019

Reaksi Politikus PDIP saat Waketum Gerindra Sebut Pihak yang Dilawan Koalisi Prabowo adalah Bandit

Politikus PDIP, Aria Bima merasa tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono.

Reaksi Politikus PDIP saat Waketum Gerindra Sebut Pihak yang Dilawan Koalisi Prabowo adalah Bandit
Kolase/Kompas Image/Tribunnews/Dany Permana
Politikus PDI-P Aria Bima dan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono 

TRIBUNWOW.COM - Politikus PDIP, Aria Bima merasa tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono ketika menjadi narasumber program acara Mata Najwa, Rabu (8/8/2018).

Pernyataan tersebut bermula ketika Arief Puoyuono memberikan komentar tentang kapabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi kandidat cawapres dalam koalisi Prabowo.

Arief mengatakan bahwa AHY masih belum mampu untuk menjadi kandidat cawapres Prabowo karena yang dilawan adalah bandit dan mafia.

Suasana Pilpres 2019 Makin Panas, Najwa Shihab: Pemimpin Bukanlah Tahu Bulat yang Digoreng Dadakan

"Yang kita hadapi ini bandit sama mafia. Kalau AHY kita 'pasang', susah kita menangnya," kata Arief mengundang tawa penonton studio Mata Najwa.

Pernyataan Arief itu mengundang tanggapan dari Aria Bima.

Aria Bima merasa tersinggung dan tidak terima jika koalisi (Jokowi) disebut sebagai bandit dan mafia.

"Saya mau menanggapi bahwa pernyataan Arief Poyuono tadi soal 'yang dihadapi adalah bandit-bandit'. Ini suatu narasi yang tidak wajar dan tidak mendidik. Saya melihat bahwa pernyataan itu ditujukan kepada kami koalisi Jokowi," kata Aria Bima.

Arief Poyuono menyela perkataan Aria Bima dan menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada koalisi Jokowi.

Situs Websitenya Diretas, PKS Imbau untuk Tidak Terpancing Provokasi

Tak terima perkataannya di sela, Aria Bima menghardik dengan nada tinggi.

"Sampeyan (kamu) diem dulu, sampeyan itu mulutnya nggak pernah dijaga makanya saya mau komentar dulu," kata Aria Bima dengan nada tinggi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Hestin Nurindah
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help