Pilpres 2019

Imbauan Ruhut Sitompul kepada Calon Wakil Presiden Joko Widodo

Ruhut Sitompul yang kini menjadi relawan Joko Widodo (Jokowi) memberikan imbauan kepada calon wakil presiden (cawapres) Jokowi kelak.

Imbauan Ruhut Sitompul kepada Calon Wakil Presiden Joko Widodo
kolase/tribunnews
Ruhut Sitompul dan Jokowi 

TRIBUNWOW.COM - Mantan anggota DPR RI dua periode, Ruhut Sitompul yang kini menjadi relawan Joko Widodo (Jokowi) memberikan imbauan kepada calon wakil presiden (cawapres) Jokowi kelak.

Imbauan itu disampaikan Ruhut melalui akun Twitter-nya, @Ruhutsitompul, Kamis (12/7/2018).

Ruhut mengatakan siapapun yang berminat menjadi cawapres Jokowi bagi yang terpilih maupun yang tidak terpilih untuk tetap bersama merebut dan memenangkan hati rakyat.

"Aku Mohon Siapapun yg berminat menjadi Pasangan Wapresnya Pak Joko Widodo, “Tolong yg terpilih & tidak terpilih, Kita harus tetap bersama sama Merebut & Memenangkan Hati Rakyat Indonesia Siapapun Pasangannya yg Terpilih” #2019 Mohon Pak JOKOWI 1X Lagi MERDEKA," tulis Ruhut.

Budiman Sudjatmiko: Presiden Jokowi yang Dicap Antek Asing, Berhasil Beli 51 Persen Saham Freeport

Ramalan Zodiak Jumat 13 Juli 2018, Gemini Sangat Sibuk, Sagitarius Atur Suasana Hati

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jokowi meminta publik bersabar menanti pengumuman siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden pendampingnya pada Pemilihan Presiden 2019 yang akan datang.

"Mbok sabaaarrr dulu, kan paling tinggal seminggu, dua minggu, tiga minggu lagi," ujar Jokowi saat diwawancarai di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Menurut Jokowi, saat ini ada lima nama kandidat calon wakil presiden yang masuk pertimbangan.

Lima nama itu merupakan pengerucutan dari 10 nama yang sebelumnya masuk pertimbangan.

Ia menolak menyebut kelima nama tersebut.

Tak Segera Berikan Bendera setelah Lalu Muhammad Zohri Menang, Tim Official Indonesia Dapat Sindiran

Jokowi masih menggodok siapa yang nantinya dari lima nama itu akan mendampinginya bertarung di Pilpres 2019.

"Masih dalam proses penggodokan. Yang namanya digodok, ya pasti nunggu biar matang. Kalau lagi digodok belum matang, kemudian dikeluarkan, itu namanya menjadi setengah matang. Biar matang dulu. Kalau sudah matang, kami sampaikan pada saat yang tepat," ujar dia. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved