Ketum PB HMI: Jangan Gunakan Simbol dan Nama HMI untuk Dukung Calon Presiden

Ketua PB HMI memberikan klarifikasi soal pencatutan nama HMI di sebuah acara deklarasi pengusungan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).

Ketum PB HMI: Jangan Gunakan Simbol dan Nama HMI untuk Dukung Calon Presiden
Tribunnews.com
Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Respiratori Saddam Al Jihad 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Respiratori Saddam Al Jihad memberikan klarifikasi soal pencatutan nama HMI di sebuah acara deklarasi pengusungan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).

Poster
Poster (TWITTER)

Klarifikasi tersebut menanggapi beredarnya sebuah broadcast melalui WhatsApp yang berisi ajakan kepada keluarga besar HMI untuk membentuk sebuah gerakan berupa Relawan Anies Baswedan.

Ketua Umum PB HMI lantas menyatakan sikap bahwa hal tersebut adalah bentuk klaim politik.

Saddam Ajl Jihad juga menambahkan jika pendefinisian tersebut terjadi generalisir dan tafsir yang sesat.

Secara politik HMI bersifat independen, dengan pendefinisian bahasa Keluarga Besar HMI yang diklaim oleh oknum KAHMI cukup melukai independensi etis terhadap HMI.

"2 hal tersebut adalah bentuk Klaim Politik oknum KAHMI terhadap HMI dengan membahasakan keluarga Besar HMI. Padahal HMI bersifat independen, menjaga Marwah independensi etis dan organisatoris adalah wujud harga diri HMI dalam wilayah independensi," ujar Saddam Al Jihad saat diwawancarai TribunWow.com.

Broadcast
Broadcast (ISTIMEWA)

Terkait pencatutan nama anggota HMI, Saddam Al Jihad menjelaskan jika HMI adalah wadah organisasi untuk membina intelektualitas dan bukan mengarahkan padangan politik praktis.

"Sehingga perlu disampaikan bahwa Himpunan Mahasiswa Islam tidak ada keterhubungan Politik manapun dalam konteks praktis. Definisi Anggota HMI adalah klaim politik, seharusnya anggota HMI diajarkan untuk membina intelektualitas bukan mengarahkan pandangan politik praktis," ujarnya.

Saddam Al Jihad juga mengatakan bahwa HMI menjadi sebuah aset umat dan bangsa sehingga harus tetap menjunjung tinggi idealisme.

Tak hanya itu, Ketua Umum PB HMI juga menegaskan bahwa HMI tidak ada keterhubungan politik manapun dalam konteks praktis dengan kandidat tertentu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Woro Seto
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved