Sempat Tuai Polemik, KPU Akhirnya Perbolehkan Eks Koruptor Daftar Caleg

Dalam rapat tersebut, disepakati jika eks koruptor diperbolehkan untuk nyaleg, namun tetap diseleksi pada proses verifikasi.

Sempat Tuai Polemik, KPU Akhirnya Perbolehkan Eks Koruptor Daftar Caleg
kompastv
Ilustrasi pemilu 

TRIBUNWOW.COM - Mantan koruptor bisa mendaftarkan diri sebagai calon legislatif (caleg).

Keputusan tersebut disepakati usai DPR, KPU, Bawaslu, dan pemerintah menggelar rapat tertutup selama 3 jam pada Kamis (5/7/2018) seperti yang dilansir TribunWow.com dari video siaran Metro TV, Jumat (6/7/2018).

Rapat tersebut diikuti oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Pimpinan Komisi II dan Komisi III.

Dalam rapat tersebut, disepakati jika eks koruptor diperbolehkan untuk nyaleg, namun tetap diseleksi pada proses verifikasi.

"Maka kami tadi sepakat memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mendaftar menjadi calon legislatif di semua tingkatan dan melalui partai politiknya masing-masing," kata Ketua DPR Bambang Seosatyo.

Hasil Survei vs Real Count Paslon ASYIK Beda Jauh, Gerindra Dorong Dibuatnya UU soal Lembaga Survei

Diketahui, KPU telah menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Setelah menuai kontroversi, PKPU tersebut akhirnya resmi diundangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Meski demikian, sejumlah anggota dewan tidak menyetujui peraturan tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Bambang Soesatyo mengatakan, secara umum seluruh pihak menghormati keputusan pemerintah yang mengesahkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018.

Namun, menurutnya, setiap warga negara memiliki hak dan prinsip hak asasi manusia (HAM) untuk dipilih dan memilih sesuai dengan kontitusi UUD 1945.

TGB Buka Suara soal Dukungannya kepada Jokowi hingga Pencoretan Namanya dari Daftar Capres PA 212

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help