Teddy Gusnaidi Komentari Debat Rocky Gerung soal Presidential Threshold di Mata Najwa

Dewan Pakar PKPI turut menanggapi debat yang dilakukan oleh Rocky Gerung dkk soal Presidential Threshold di acara Mata Najwa, Rabu (4/7/2018).

Teddy Gusnaidi Komentari Debat Rocky Gerung soal Presidential Threshold di Mata Najwa
Kolase/TribunWow.com
Teddy Gusnaidi dan Rocky Gerung 

TRIBUNWOW.COM - Dewan Pakar PKPI turut menanggapi debat yang dilakukan oleh Rocky Gerung dkk soal Presidential Threshold di acara Mata Najwa, Rabu (4/7/2018).

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan akun Twitter @TeddyGusnaidi yang diunggah pada Jumat (6/7/2018).

Dalam pembahasannya tersebut, Teddy Gusnaidi membahas mengenai hak-hak rakyat yang sempat dipersoalkan dalam perdebatan tersebut.

Ia pun memberikan contoh dan pertanyaan atas apa yang disampaikan oleh Rocky Gerung dalam acara itu.

Kadiv Advokasi Demokrat Jawab Tudingan Faizal Assegaf yang Sebut Manuver TGB adalah Arahan SBY

Berikut pernyataan lengkapnya.

"1. Menonton rekaman perdebatan soal Uji materi President Threshold di @MataNajwa, saya melihat alasan para pemohona agar masyarakat punya banyak pilihan dan tidak dikebiri haknya, sama sekali tidak paham soal hak rakyat. Asal bunyi saja.. @rockygerung

2. Saya jelaskan ini diluar dari apakah saya setuju dengan adanya Presidential Threshold atau tidak.
Tapi saya jelaskan hal mendasar dari isu yang selalu dibawa-bawa, yaitu tentang hak rakyat jangan dibatasi dan berikan kesempatan muncul calon alternatif lainnya. Begini..

3. Misalnya ada 10 Partai Politik peserta Pemilu.

Apakah bakal ada 10 Capres dan Cawapres? tidak juga, bisa jadi cuma 2 capres cawapres, karena bagi partai, yang punya potensi menang cuma dua itu.

Apakah para Partai akan dituduh mengkebiri atau membatasi hak rakyat untuk memilih?

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help