Ferdinand Sebut Pemerintah Tidak Bisa Membenarkan Sesuatu yang Salah, Ali Ngabalin Tertunduk

Kadiv Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan kritik atas sikap pemerintah terhadap pelantikan Komjen Iriawan.

Ferdinand Sebut Pemerintah Tidak Bisa Membenarkan Sesuatu yang Salah, Ali Ngabalin Tertunduk
kolase/tribunwow
Ferdinand Sebut Pemerintah Tidak Bisa Membenarkan Sesuatu yang Salah, Ali Ngabalin Tertunduk 

TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan kritik atas sikap pemerintah terhadap pelantikan Komjen Iriawan.

"Bahwa tidak mungkin kementerian dalam negeri melakukan sebuah kebijakan tanpa kajian, kan sekarang masalahnya kajiannya benar atau salah. Kita menyatakan kajian ini salah.

Kenapa saat menyatakan kajiannya salah, pemerintah bilang benar, makanya ayo kita uji kebenarannya hingga kami gulirkan angket.

Kalau kritik segala macam sudah bekerja, tidak bisa membenarkan sesuatu dengan cara yang salah, hasilnya pasti salah, ini harus dipegang.

Ini caranya salah meskipun niatnya baik, tetapi bagi kami niatnya pun sudah kami pertanyakan dari awal", ujar Ferdinand.

Sempat Batal hingga Akhirnya Komjen Iriawan Dilantik Jadi PJ Gubernur, Ngabalin Berikan Penjelasan

Melihat kritikan yang dilontarkan Ferdinand, Ngabalin tertunduk diam.

Sebelah tangannya menopang dagunya.

"Mengapa niatnya kami pertanyakan? karena sempat kami batalkan namun kemudian dipaksakan. Lalu mengapa presiden ngotot memilih Pak Iriawan jadi PJ Gubernur Jawa Barat? Ada apa?" tanya Ferdinand menambahkan.

"Bukankah lebih bijak di negeri ini dengan memilih sosok yang tidak kontroversial di tengah publik. Ini kan jadi kontroversi", tutupnya.

Lihat videonya di bawah ini.

Mustofa Nahra Pertanyakan Penggerak Aman Abdurrahman hingga Beberkan Alasan Sidang Digelar Tertutup

Demokrat Cari Dukungan untuk Gulirkan Hak Angket

Hal yang sama disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto yang mengatakan fraksinya di DPR yakin akan mengusulkan Hak Angket.

Pihaknya juga mengatakan tengah menggalang dukungan agar memenuhi syarat untuk menggelar hak angket.

"Iya, yang jelas saat ini kita sudah kordinasi persyaratan hak angket itu diajukan oleh 20 anggota DPR lebih dari dua fraksi ini persyaratan ini sedang diikuti dan dalam waktu secepatnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR," katanya dikutip dari Tribunnews.

Agus yakin pengajuan hak angket dapat memenuhi syarat. Beberapa Fraksi di DPR memiliki pandangan yang sama dengan Demokrat untuk menanyakan kepada pemerintah soal pelantikan tersebut. (TribunWow/Dian Naren)

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help