Uni Eropa Telah Mencabut Larangan Terbang Seluruh Maskapai Asal Indonesia

Komisi Eropa menerbitkan daftar keselamatan penerbangan Uni Eropa, Kamis (14/6/2018).

Uni Eropa Telah Mencabut Larangan Terbang Seluruh Maskapai Asal Indonesia
Telegraph
Ilustrasi Penerbangan Pesawat 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Eropa menerbitkan daftar keselamatan penerbangan Uni Eropa, Kamis (14/6/2018).

Daftar tersebut berisi tentang maskapai penerbangan yang tidak memenuhi standar keselamatan nasional, oleh karenanya para maskapai harus patuh terhadap larangan beroperasi di dalam wilayah Uni Eropa.

Semua maskapai yang tersertifikasi di Indonesia telah lepas dari larangan, sehubungan dengan adanya perbaikan terhadap rantai terlemah dari aspek keselamatan penerbangan Indonesia.

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2018, Rusia Lakukan 4 Hal Ini

Hal ini disampaikan pada siaran pers yang diunggah Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi melalui akun Twitter.

Dalam siaran pers tersebut, Komisioner Uni Eropa urusan Transportasi Violeta Bulc menyatakan daftar keselamatan penerbangan uni eropa adalah salah satu instrumen utama untuk warga Eropa.

"Penerbangan terus dijaga pada tingkat standar tertinggi, saya sangat bersyukur bahwa setelah adanya kerja keras bertahun-tahun, hari ini kami dapat menghapus semua maskapai penerbangan Indonesia dari daftar larangan tersebut," kata Violeta Bulc yang dikutip Tribunwow dari siaran pers.

3 Fakta Mengenai Gugatan Ambang Batas Pencalonan Presiden, dari Alasan hingga Pernah Ditolak MK

Atas siaran pers ini, semua maskapai penerbangan Indonesia telah dimasukkan dalam daftar keselamatan penerbangan penerbangan Uni Eropa.

Karena berbagai kekurangan dalam pemenuhan aturan keselamatan penerbangan, beberapa maskapai utama Indonesia telah dihapuskan dari larangan tersebut.

Maskapai itu antara lain, Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua, Indonesia Air Asia, Citilink, Lion Air, dan Batik Air.

Ucapan Idul Fitri 2018 dari Sejumlah Tokoh

Namun selain maskapai tersebut, maskapai penerbangan Indonesia tetap dalam daftar larangan hingga hari ini.

Sebelumnya, seluruh maskapai asal Indonesia pada 2007 sempat masuk dalam Safety List Uni Eropa, didasari atas alasan keselamatan yang dinilai belum terlalu diperhatikan.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ada 7 maskapai yang keluar dari daftar meski sebagian besar lainnya masih tertera dalam Safety List.

Presiden Jokowi Rayakan Idul Fitri 2018 di Istana Bogor

Adapun sampai hari ini, European Commission, perwakilan Uni Eropa, masih melarang 119 maskapai penerbangan untuk masuk wilayah udara Eropa.

119 maskapai yang dimaksud terdiri dari 114 maskapai tersertifikasi dari 15 negara yang belum memenuhi standar keselamatan internasional serta 5 maskapai yang masing-masing berasal dari Iran, Irak, Suriname, Nigeria, dan Zimbabwe. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help