Pilpres 2019

Soal Amien Rais Maju Capres, Sekjen Partai Nasdem: Pilih Presiden Bukan Seperti Main Judi Roulette

Jhonny G Plate, Sekjen Partai Nasdem turut mengomentari wacana pencapresan Amien Rais yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Soal Amien Rais Maju Capres, Sekjen Partai Nasdem: Pilih Presiden Bukan Seperti Main Judi Roulette
Kompas TV
Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate 

Sedangkan menurut Jhonny, saat ini yang terlihat hanyalah komentar terhadap Joko Widodo, komentar terhadap koalisi Joko Widodo dan komentar terhadap visi misi Joko Widodo.

"Hingga saat ini, ini semua (tiga hal yang telah disebutkan), belum terlihat, yang ada saat ini komentar terhadap Joko Widodo, komentar terhadap koalisi Joko Widodo dan komentar terhadap visi misi program Joko Widodo, padahal yang rakyat harapkan itu adalah sandingan," pungkas Jhonny.

Ramai #MenghindariSuspend, Para Politikus Partai Demokrat Mengaitkan dengan Pemerintahan Jokowi

Sementara itu, Pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), J Kristiadi yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan komentarnya terkait wacana Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengajukan Amien Rais.

J Kristiadi menyebut bahwa Amien Rais adalah tokoh besar reformasi di Indonesia.

"Pak Amien Rais berani melawan kekuasaan yang sudah puluhan tahun tidak bisa digoyahkan. Bahkan setelah reformasi, beliau membuat partai yang anggotanya terdiri dari berbagai macam latar belakang," kata J Kristiadi. 

Habiburokhman Kesulitan Temukan Rekam Jejak Nurruzaman, Gak Ketemu, Wajahnya Gak Familiar

Melihat peranan yang besar itu, J Kristiadi, menyimpulkan bahwa Amien Rais terlalu besar apabila mencalonkan diri sebagai Capres.

Menurutnya, pencalonan Amien Rais sebagai presiden seharusnya setelah momen reformasi itu.

"Kalau mau jadi presiden, itu pasca reformasi. Itu baru momen yang sangat pantas waktu itu. Kalau sekarang, terlalu kebesaran," jelas dia.

Ratna Sarumpaet Sebut Agum Gumelar adalah Orang yang Ingin Terlihat Bijak Namun Tak Punya Empati

Sebagai tokoh reformasi, J Kristiadi mengatakan peran Amien Rais lebih kepada otoritas dalam memberikan masukan ke pemerintahan.

"Kalau ibaratnya, menang ora kondang, kalah wirang (menang biasa saja, tapi kalau kalah membuat malu). Jadi seharusnya perannya diatas semua itu, ada otoritas untuk ngomong yang dilakukan pemerintah tidak betul," pungkas dia.

Nuruzzaman Mundur dari Gerindra, Fadli Zon: Gagal Paham Akut

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help