4 Fakta Mengenai Mohammad Nuruzzaman, dari Rencana Pengunduran Diri hingga Mendukung Pembubaran HTI

Fakta mengenai Mohammad Nuruzzaman, dari rencana mundur Gerindra hingga dukungan Perppu tentang ormas dan membubarkan HTI

4 Fakta Mengenai Mohammad Nuruzzaman, dari Rencana Pengunduran Diri hingga Mendukung Pembubaran HTI
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Mohammad Nuruzzaman dalam sebuah diskusi bertajuk Pembubaran HTI dan Amanat Konstitusi Kita di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017). 

Nuruzzaman merasa sangat berat untuk melangkah berjuang karena isi perjuangan Partai Gerindra hanya untuk kepentingan elit nya saja sambil terus menerus menyerang penguasa tanpa data yang akurat.

Isu SARA yang sudah melampaui batas dan meletakkan Jakarta sebagai kota paling intoleran adalah karena kontribusi elit Partai Gerindra yang haus kekuasaan dunia saja, tanpa mau lagi peduli pada rakyat di mana seharusnya berpijak.

"Akhir kata saya Mohammad Nuruzzaman, kader partai Gerindra, hari ini mundur dari partai Gerindra dan saya pastikan saya akan berjuang untuk melawan Gerindra dan elit busuknya sampai kapanpun," kata Mohammad Nuruzzaman.

Andre Rosiade Sesalkan Sikap Nuruzzaman yang Menuduh Gerindra Menggunakan Isu SARA

2. Jabatan

Selain menjabat sebagai Wasekjen Gerindra, Nuruzzaman juga merupakan kader NU.

Tak hanya itu, Nuruzzaman juga merupakan Ketua Densus 99 Banser NU GP Ansor.

Guntur Romli Beberkan Perbedaan Tajam antara Gerindra dengan Nuruzzaman

3. Pernah ikut Caleg

Pimpinan GP Ansor ini ternyata juga tercatat pernah nyaleg melalui Partai Gerindra pada Pileg 2014.

"Saya juga mencalonkan diri sebagai calon legislatif di periode tahun 2014, walaupun gagal, dan saya masuk di kepengurusan Partai Gerindra," katanya saat membacakan surat pengunduran diri.

4. Mendukung Perppu dan pembubaran HTI

Seperti dikutip dari Kompas.com, Nuruzzaman meminta pemerintah segera merealisasikan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada tahun 2017 silam. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rekarinta Vintoko
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help