Kasus Terorisme

Sudah Dampingi 90 Anak Teroris, Kemensos Siap Mendampingi 7 Anak Pelaku Terorisme di Jawa Timur

Kementrian Sosial (Kemensos) sudah siap melakukan pendampingan dan pemulihan psikologi tujuh anak pelaku bom bunuh diri (bomber) di Surabaya-Sidoarjo.

Sudah Dampingi 90 Anak Teroris, Kemensos Siap Mendampingi 7 Anak Pelaku Terorisme di Jawa Timur
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham sebelum acara Rapimnas Partai Golkar di Novotel, Balikpapan, Minggu (21/5/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Kementrian Sosial (Kemensos) sudah siap melakukan pendampingan dan pemulihan psikologi tujuh anak pelaku bom bunuh diri (bomber) di Surabaya dan Sidoarjo.

Kemensos sudah punya rencana penanganan dan pendampingan bagi anak-anak ini.

Direktur Rehabilisasi Sosial Anak Kemensos, Nahar menjelaskan, pihaknya sudah siap melakukan penanganan dan pendampingan selanjutnya terhadak tujuh anak Bomber setelah diserahkan Polda Jatim.

“Langkah pertama melakukan pengecekan kondisi prsikologis naka-anak seperti apa, selanjutnya diputuskan langkah apa guna melakukan pendampingan lanjutan ini,” sebut Nahar saat ditemui di Mapolda Jatim, Selasa (12/6/2018) ini.

9 Meme Lucu Mudik Lebaran 2018, dari Biskuit Khong Guan hingga Jangan Bawa Mantan

Pendampingan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, kata Nahar sudah selesai.

Langkah selanjutnya dilakukan Kemensos yang sudah memiliki kesiapan pendampingan.

Mulai pendampingan pendidikan, konseling, rehab sosial dan pendampingan sosial.

“Proses rehabilitasi dan pendampingan sosial membutuhkan waktu dan penanganan khusus. Kami berharap anak-anak bisa hidup wajar seperti anak seusianya,” tutur Nahar.

Doa Niat Puasa ke-28 hingga Pahala Puasanya

Menurut Nahar, penanganan dan pendampingan terhadap anak-anak dari orangtua terduga teroris bukan hal baru bagi Kemensos.

Kemensos sudah melakukan pendampingan terhadap 90 anak dari orang yang terduga teroris.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help