5 Cara Bijak Memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR)

Berikut ini 5 alokasi uang THR yang perlu kamu sisihkan agar dana THR tidak menguap begitu saja

5 Cara Bijak Memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR)
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAM
ILUSTRASI - Warga menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 

 TRIBUNWOW.COM -   Bulan Ramadhan sudah tiba.

Bagi para karyawan kantor, salah satu momen paling ditunggu  menjelang Lebaran adalah pembagian tunjangan hari raya (THR).

Paling lambat 5 Juni 2018 atau seminggu sebelum hari raya Idul Fitri, semua karyawan dan pegawai akan menerima tunjangan hari raya.

Itu adalah batas akhir uang tunjangan hari raya disalurkan kepada para karyawan, berdasarkan surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan. Anggap saja tunjangan hari raya atau THR ini sebagai gaji ke-13 dan bonus yang diterima oleh karyawan.

Meski sebagai penghasilan tambahan, kamu tetap perlu memanfaatkan uang THR dengan bijak agar tidak menyebabkan kesulitan keuangan di kemudian hari.

Maklum, kebutuhan menyambut lebaran sangat besar. Tanpa perencanaan yang baik, berapapun uang THR yang kamu terima, bisa-bisa akan menguap tak berbekas. Apakah kamu sudah memiliki rencana menggunakan uang THR tahun ini?

Berikut ini 5 alokasi uang THR yang perlu kamu sisihkan agar dana THR tidak menguap begitu saja, seperti dikutip dari situs perbandingan dan pengajuan pinjaman HaloMoney.co.id.

1. Alokasikan 10 persen – 20 persen untuk tabungan
Sama seperti gaji bulanan, kamu tetap perlu menyisihkan uang tunjangan hari raya untuk tabungan. Besarannya cukup 10 persen hingga 20 persen dan dimasukkan ke dalam rekening tabungan.

Sisihkan dana untuk tabungan begitu kamu menerima THR agar kamu tidak tergoda menggunakannya untuk keperluan lain, termasuk keperluan sehari-hari.

2. Keperluan pakaian baru, perlengkapan ibadah, serta zakat.
Setelah kamu menyisihkan dana tabungan, berikutnya adalah membayar zakat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Yudie
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help