Dolar AS Melambung hingga Rp 14.200, Fadli Zon Pertanyakan Sikap Pemerintah yang Santai

Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) kembali loyo. Tercatat, dolar AS kini sudah tembus di level US$ 14.200.

Dolar AS Melambung hingga Rp 14.200, Fadli Zon Pertanyakan Sikap Pemerintah yang Santai
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) kembali loyo.

Tercatat, dolar AS kini sudah tembus di level US$ 14.200.

dollar
Harga dollar hari ini, Selasa (22/5/2018)

Hal ini menjawab prediksi sebelumnya dari Peneliti Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhitira Adhinegara yang memberikan prediksi pelemahan nilai tukar akan terus berlanjut hingga akhir Mei 2018.

Menurutnya, terbuka peluang kurs rupiah terdepresiasi Rp 14.000 hingga Rp 14.200 per dolar AS.

Kekhawatiran Rizal Ramli dan Ferdinand: Bisa Jadi Pilpres 2019 Tidak Ada

Diketahui, pelemahan rupiah terjadi sejak awal tahun sebesar 3,29 persen.

Menanggapi kabar tersebut, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon memberikan tanggapan.

@fadlizon: Bagaimana Rp 14.200 kok santai?

Dikabarkan sebelumnya, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengungkapkan pelemahan rupiah merupakan imbas dari pergerakan dolar AS yang masih menguat.

Menurutnya, penguatan dolar AS lantaran masih ada kekhawatiran akan peningkatan inflasi uang mendorong perkiraan kenaikan tingkat suku bunga The Fed hingga berimbas pada terapresiasinya dolar AS.

Aktivis HMI Ditendang dan Ditangkap, Ratna Sarumpaet: Minimnya Wibawa & Buntunya Kemampuan Berdialog

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri dianggap belum cukup kuat signifikan untuk mengangkat rupiah.

“Diharapkan kepanikan dapat mereda dan sentimen dari dalam negeri dapat lebih positif untuk menarik minat pelaku pasar terhadap rupiah sehingga pelemahannya dapat lebih tertahan,” kata Reza. (TribunWow/Dian Naren)

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help