Bom di Surabaya

Lanjutkan Telusuri Lokasi Rawan Terorisme, Risma: Kalau Ada Orang Datang Jangan Buru-buru Dibuka

Kasus terorisme yang terjadi berulangkali di Kota Surabaya dalam waktu yang singkat mecuri perhatian penuh dari Wali Kota, Tri Rismaharini.

Lanjutkan Telusuri Lokasi Rawan Terorisme, Risma: Kalau Ada Orang Datang Jangan Buru-buru Dibuka
Kolase TribunWow.com
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini 

TRIBUNWOW.COM - Kasus terorisme yang terjadi berulangkali di Kota Surabaya dalam waktu yang singkat mecuri perhatian penuh dari Wali Kota, Tri Rismaharini.

Sejak kejadian teror tersebut, Risma melakukan berbagai upaya antisipasi yang salah satunya adalah mengundang para Takmir Masjid untuk melakukan pembinaan.

Tak hanya sampai di situ, dirinya juga melakukan sidak ke tempat-tempat yang menurutnya rawan terjadi terorisme.

Salah satu tempat yang dikunjungi Risma adalah GKI Ngagel Jaya dan KB-TK Kristen Petra 9.

Dalam video yang diunggah ke dalam akun Instagramnya, @trirismaharini, dirinya juga memberikan pesan kepada orang-orang yang bertugas menjaga di tempat tersebut.

Beras Impor 500.000 Ton Masuk Indonesia, Ratna Sarumpaet: Pemerintahan Jokowi-JK Jahat & Kurang Ajar

"Kalau ada orang dateng, jangan langsung buru-buru dibuka pintunya. Siapa pun, baik perempuan atau laki-laki, bahkan anak kecil ya. Jangan buru-buru dibukain ya. Ini harus benar-benar tertutup", ujar Risma di GKI Ngagel Jaya.

Seorang pria dan wanita di depan Risma pun mengangguk.

Selain di GKI Ngagel Jaya, Risma juga memberikan pesan di KB-TK Kristen Petra 9.

"Jangan dibukakan, tolong ditutup rapat. Digembok. Ini (kunci gerbang) turun. Ini digembok terus ya bu ya. Kalo misalkan ada doa, dibuka sedikit saja. Biar masuknya satu-satu ya. Terus penjaga nggak boleh disini, harus disana. Biar kita masih ada jarak. Jadi misal dia masuk, kita masih punya waktu", ujarnya sembari menunjuk salah satu tempat.

Lihat videonya di bawah ini.

Fahri Hamzah: Ada Banyak Perang di Bulan Ramadan di Masa Nabi, Jadi Lawan Aja

Dikabarkan sebelumnya, Kota Surabaya sudah tiga kali diguncang bom dalam waktu yang terhitung singkat, dua hari.

Pertama, bom meledak di tiga gereja.

Tiga Gereja itu, yakni Santa Maria di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno.

Malamnya, bom meledak di Rusunawa Sidoarjo.

Esoknya, Polrestabes Surabaya diserang oleh terduga teroris. (TribunWow/Dian Naren)

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help