Ramadan & Idul Fitri 2018

Terkait Teror, Kedubes Amerika: Kejahatan Meningkat Selama Bulan Ramadan dan Libur Idul Fitri

Kedutaan besar Amerika Serikat memberikan peringatan keamanan kepada warganya yang tinggal di Indonesia melalui pengumuman pada website resmi

Terkait Teror, Kedubes Amerika: Kejahatan Meningkat Selama Bulan Ramadan dan Libur Idul Fitri
mirror
Ilustrasi Kejahatan 

TRIBUNWOW.COM - Kedutaan besar Amerika Serikat Indonesia memberikan peringatan keamanan kepada warganya yang tinggal di Indonesia melalui pengumuman pada website resmi pada Rabu (16/5/2018).

Dilansir Tribunwow dan id.usembassy.gov, Kedubes Amerika menuliskan bahwa kejahatan dan kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat selama Bulan Ramadan.

"Selama bulan Ramadan, polisi akan meningkatkan keamanan di tempat yang sering dikunjungi turis seperti tempat wisata, mal, pusat transportasi, dll," tulis laman tersebut.

Tradisi Balimau di Sumatra Barat
Tradisi Balimau di Sumatra Barat (ist)

Kedubes Amerika juga menuliskan bahwa serangan bom terhadap polisi dan gereja sedang marak terjadi.

Hal ini mengingatkan bahwa para teroris juga bisa menyerang tanpa memberikan peringatan dahulu.

6 Zodiak yang Berpotensi Pisah dari Pasangan, Satu di Antaranya Suka Kebebasan & Menggoda Orang Baru

Kedubes memperingatkan bahwa teroris bisa saja menargetkan kantor polisi, tempat ibadah, hotel, bar, klub malam, restoran, dan tempat ibadah.

Saat ini polisi sedang melakukan operasi yang agresif terhadap teroris termasuk hari menjelang ramadan.

Kedubes menyarankan beberapa cara mengamankan diri dari teroris.

Kedubes Amerika
Kedubes Amerika (VOA)

"Jangan mudah percaya pada berita hoax, warga diminta memantau media lokal terkemuka untuk berita resmi mengenai ancaman-ancaman yang ada.

Serta jauhi kerumunan dan demonstrasi," tulis laman id.usembassy.gov.

Kedubes juga meminta warganya tetap mewaspadai orang sekitar di daerah yang sering dikunjungi turis dari Barat.

Dilansir Tribuntravel, atas kejadian ledakan yang terjadi di Indonesia, Amerika juga telah mengeluarkan Travel Advice bagi warganya yang berada maupun akan bepergian ke Indonesia.

Akun Twitter Resmi Presiden Jokowi Sempat Berkicau Soal JKT 48, Kini Admin Dibebastugaskan

Selain Amerika, 13 Negara lain juga telah mengeluarkan travel advice ke Indonesia yaitu Inggris, Australia, Hongkong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Polandia, Irlandia, Kanada, Perancis, dan Filipina.

Selain teror bom yang terjadi, kebijakan pengeluaran travel advice ini juga berkaitan dengan aktivitas vulkanik gunung berapi di Indonesia. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help