Pemilu 2019

Bawaslu Laporkan PSI ke Polisi, Juli Antoni: Hari Ini Kami, Besok Entah Siapa Lagi Seusai Orderan

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap untuk mengambil langkah hukum setelah dilaporkan Bawaslu ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Bawaslu Laporkan PSI ke Polisi, Juli Antoni: Hari Ini Kami, Besok Entah Siapa Lagi Seusai Orderan
Tribun Jogja
Raja Juli Antoni 

TRIBUNWOW.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap untuk mengambil langkah hukum setelah dilaporkan Bawaslu ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Menurut Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, langkah hukum itu di antaranya mengajukan gugatan Pasal 1 Angka 35 UU Pemilu ke MK karena dinilai pasal karet.

Pasal itulah yang digunakan Bawaslu untuk melaporkan PSI ke Bareskrim.

PSI dianggap melanggar UU Pemilu.

Inilah Kesimpulan dari Bawaslu Mengenai Kesalahan PSI hingga Dilaporkan ke Kepolisian

"Kami akan meminta pemaknaan paling tepat ke MK apa yang disebut citra diri (seusai Pasal 1 angka 35)," ujar Raja di Kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

PSI sebelumya memasang iklan di media cetak Jawa Pos pada 23 April 2018 lalu.

Iklan ini dinilai Bawaslu melanggar ketentuan Pasal 1 Angka 35 UU Pemilu.

Atas dasar itu, Bawaslu melaporkan PSI ke Bareskrim karena dugaan melanggar UU Pemilu.

Di pasal 1 Angka 35 UU Pemilu itu disebutkan bahwa kampanye pemilu adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi program dan atau citra diri peserta pemilu.

Alarm Stelling Mapolres Kendal Mendadak Berbunyi Keras, Polres Kendal Menetapkan Status Siaga 1

Sementara itu, PSI merujuk kepada Pasal 274 UU Pemilu terkait materi kampanye dimana materi kampanye hanya meliputi visi, misi, dan program, tidak ada citra diri seperti pasal yang digunakan Bawaslu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help