Bom di Surabaya

Sudah Berhari-hari di RS, Tak Ada Satupun Keluarga yang Mengambil Jenazah Teroris di Jawa Timur

Sejak tiga hari lalu diinformasikan oleh Polda Jatim, belum ada satu keluarga pun yang datang mengambil jenazah dari total 13 korban tewas teroris.

Sudah Berhari-hari di RS, Tak Ada Satupun Keluarga yang Mengambil Jenazah Teroris di Jawa Timur
SURYA/NURAINI FAIQ
Jenazah korban bom Polrestabes Surabaya saat tiba di Ruang Jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (14/5/2018) siang. 

TRIBUNWOW.COM - Sejak tiga hari lalu diinformasikan oleh Polda Jatim, belum ada satu keluarga pun yang datang mengambil jenazah dari total 13 korban tewas teroris, Rabu (16/05/2018).

Jangankan mengambil, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan tidak ada pihak keluarga yang mau mengakui ke-13 tersangka itu.

Padahal, dari pihaknya sudah melakukan tindakan proaktif untuk mendatangi pihak keluarga agar mau mengambil jenasah keluarganya di RS Bhayangkara, DVI Polda Jatim.

18 Teroris di Jawa Timur Berhasil Diamankan Densus 88, Berikut Rinciannya!

Satu contohnya adalah keluarga dari bocah berinisial AIS yang selamat dari aksi bom bunuh diri dari keluarganya di Mako Polrestabes Surabaya, Senin (14/05/2018).

"Pamannya tadi sudah datang tapi dia cuma mau menjenguk AIS dan tidak mau mengakui orang tua AIS keluarganya," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera. 

Jangankan untuk mengakui, Menurut Barung, paman AIS juga tidak mau melihat jenazah dari Tri Murtiono (ayah AIS) dan Tri Ernawati (Ibu AIS).

"Paman dan kakeknya AIS juga tidak mau lihat jenazah. Pokoknya dia tidak mau mengakui kalau mereka (orang tua AIS) keluarganya. Kecuali AIS," jelasnya di Media Center Polda Jatim.

7 Anak Pelaku Bom di Surabaya dan Sidoarjo Dirawat di Rumah Sakit, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Bila dengan tiga kali pengumuman ini tidak ada respon dari keluarga untuk mengakui maka pihak Polda Jatim akan melakukan tindakan.

Menurut Barung, Polda Jatim akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pemakaman.

"Bila memang tidak ada pihak keluarga yang mau mengakui, Polda Jatim akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Kementrian Agama untuk melakukan pemakaman sesuai agama," tambahnya.

"Sekitar tujuh hari lagi keputusannya," tutur Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Sudah Umumkan hingga Mendatangi Keluarganya, Jenazah 13 Teroris Belum Ada yang Mengambil

Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help