Remaja 12 Tahun Meninggal Dunia karena Deodoran Semprot

Seorang ibu di Gloucester menyuarakan kampanye mengenai pengunaan deodoran setelah mendapati anaknya meninggal karena menyemprotkan deodoran

Remaja 12 Tahun Meninggal Dunia karena Deodoran Semprot
dailymail.co.uk
Deodoran Semprot 

TRIBUNWOW.COM - Seorang ibu di Gloucester menyuarakan kampanye mengenai pengunaan deodoran di sekolah-sekolah setelah mendapati anaknya meninggal karena menyemprotkan deodoran

Dilansir Tribunwow dan Thesun.uk, remaja 12 tahun ditemukan meninggal di kamar oleh kakaknya pada Bulan November 2017.

Kakak dari remaja tersebut, Jessi Anderson, menemukan adiknya tidak sadarkan diri di tempat tidurnya dengan aerosol deodoran/deodoran semprot di dekatnya.

Remaja yang meninggal karena deodoran
Remaja yang meninggal karena deodoran (The Sun)

Saat itu, Jessi langsung memanggil tim Medis dari Quedgeley, Gloucs, namun nyawa adiknya tidak terselamatkan.

Atas kejadian tersebut, Ibu Jessi menyuarakan kampanye mengenai apa waspada pada penggunaan deodoran semprot yang bisa berbahaya.

Remaja yang meninggal ini diketahui merupakan murid berprestasi di sekolahnya.

Ia mengikuti klub sepakbola remaja dan menajdi pemain yang handal.

5 Aturan Keluarga Kerajaan Inggris di Hari Pernikahan, Wajib Dipatuhi Meghan Markle & Pangeran Harry

Dilansir dari Kompas.com penggunaan deodoran semprot yang berlebih memang mengundang kekawaratiran bagi sejumlah pengamat.

Para ahli di Inggris memeperingatkan, menghirup zat kimia pada aerosol dapat mengakibatkan reaksi alergi kulit, asma, dan kesulitan bernafas.

Ilustrasi Kesulitan Bernafas
Ilustrasi Kesulitan Bernafas (Youtube)

Bahkan di beberapa kasus, penyemprotan deodoran ini dapat memicu serangan jantung yang fatal.

"Satu dari tiga orang dewasa di Inggris memiliki beberapa bentuk alergi seperti asma, rinitis, atau eczema.

Gejala ini mudah dipicu produk parfum dan diperburuk unsur kimia dalam aerosol," kata Maureen Jenkins, Direktur Pelayanan Klinis dari Allergy UK, lembaga nasional di Inggris terkait penyakit alergi.

8 Kebiasaan yang Kerap Dianggap Jorok Ini Ternyata Baik untuk Kesehatan Tubuh

Bahkan mereka yang tidak punya alergi sekalipun, kata Jenkins, dapat menjadi sensitif terhadap unsur kimia yang terkandung dalam produk pembersih atau toiletries.

Gejalanya meliputi reaksi pada kulit, sulit bernapas, demam, dan pusing.

Reaksi bisa semakin buruk apabila aerosol dalam bentuk kabut halus mudah terisap. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help