Bom di Surabaya

Mengharu Biru Pemakaman Evan & Nathan: Dipajang Mainan Kesayangan hingga Pengakuan Teman Sekolah

Suasana haru biru mengiringi prosesi penghormatan terakhir penutupan peti kakak beradik Vicencius Evan dan Nathanael Ethan.

Mengharu Biru Pemakaman Evan & Nathan: Dipajang Mainan Kesayangan hingga Pengakuan Teman Sekolah
surya/ahmad zaimul haq
Pelayat memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Evan dan Nathan korban ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Surabaya di rumah duka Adi Jasa, Jl Demak, Rabu (16/5). Pemakaman Evan dan Nathan akan dilaksanakan pada Minggu (20/5), di Sukorejo, Jawa Timur. 

"Ini adalah modus baru yang harus diwaspadai. KPA sudah mengingatkan hal itu dua tahun yang lalu bahwa kelompok radikal yang melibatkan anak ini sudah bangkit," ujar Arist.

Ia melanjutkan, ini bukan masalah doktrin agama lagi melainkan perang terhadap situasi yang ia sebut sudah tidak rasional.

"Paham radikalisme ditanamkan ke anak, jelas itu bertentangan dengan kemanusiaan. Bukan hanya sebagai pelaku, anak-anak ini sudah dikorbankan oleh orang dewasa. Ini diluar akal sehat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, KPA akan bertindak tegas dan mengusulkan Perpu Terorisme. Pihaknya akan memberikan pendampingan anak-anak pelaku teroris yang selamat.

"Ini masih dalam sterilasasi. Kami akan coba melobi Polda Jatim terkait pendampingan ini," terangnya.

Arist menyebutkan bentuk dari pendampingan itu ialah dengan memberikan terapi psikososial.

"Di dalam itu kami melakukan program deradikalisasi. Anak itu adalah korban yang terpapar paham radikalisasi orangtuanya" ucap Arist.

Saat ditanya berapa lama akan hilang paham radikalisasi tersebut, Arist mengatakan tergantung keintensan terapi psikososial tersebut.

"Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Evan dan Nathan tidak tahu apa-apa. Turut berduka sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.

Ditemui pula, Romo Romanus Sukamto, perwakilan Romo dari Kongregasi Murid-Murid Tuhan Santo Yusuf CDD, yang juga memimpin doa. Sukamto merasa kehilangan atas kejadian ini.

“Saat ini kami kehilangan saudara dari sahabat yang tak terpikirkan sebelumnya. Kami mohon doa kepada semua orang karena ini sesuatu yang extraordinary,” ungkap Sukamto.

Sukamto menambahkan, rencananya mendiang akan dimakamkan di Sukorejo Malang, sementara pelaksanaannya menunggu keputusan keluarga Evan dan Nathan.

“Kepastian kapannya kami serahkan kepada pihak keluarga besar,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Haru Biru saat Penghormatan Terakhir Tutup Peti Kakak-Adik Vicencius Evan dan Nathanael Ethan

Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Surya
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help