Megawati Disebut dalam Dakwaan BLBI, Ferdinand: Nah Kan! Memang Patut Diduga Rugikan Negara

Sementara itu, KPK menilai belum relevan untuk menyeret Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kebijakannya dalam kasus BLBI.

Megawati Disebut dalam Dakwaan BLBI, Ferdinand: Nah Kan! Memang Patut Diduga Rugikan Negara
Kolase/TribunWow.com
Megawati dan Ferdinand Hutahaean 

Dalam dakwaanm Syafruddin disebut memperkaya bos Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dengan menerbitkan Surat Keterangan Lunas (SKL) untuk utang BDNI.

Padahal kewajiban BDNI belum semuanya diselesaikan.

Sjamsul hanya pernah menyerahkan Dipasena yang ditaksir nilainya mencapai Rp 1,1 triliun.

Tanggapi Faizal Assegaf, PKS: Tuduhan Anda Sangat Tidak Berdasar, Serampangan, dan Fitnah yang Keji

Namun setelah dilelang oleh PT Perusahaan Pengelolaan Aset (Persero), penjualan Dipasena hanya menghasilkan Rp 220 miliar, sehingga masih ada Rp 4,58 triliun lagi yang dihitung sebagai kerugian negara, atas keluarnya SKL kepada BDNI.

Diberitakan Kompas.com, dalam tahap penyidikan sebelumnya telah diperiksa total 72 saksi untuk tersangka Syafruddin.

Syafrudin disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Raja Juli Antoni: Nonton Video Debat Pilgub Jabar, Ada Pasangan Paling Norak, Ampun Dah

Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help