Bom di Surabaya

Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Beberkan Alasan dan Jaringan dari Pelaku Bom di Surabaya

"Jadi kelompok ini sangat terprovokasi dengan video yang beredar luas itu," ungkap Ali Fauzi.

Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Beberkan Alasan dan Jaringan dari Pelaku Bom di Surabaya
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Ali Fauzi (kiri), mantan kombatan dan pentolan JI bersama Ahmad Azhar Basyir, mantan Napiter yang divonis 8 tahun warga Karanggeneng yang baru sepekan bebas, Sabtu (12/5/2018). 

"Yang beda, modelnya antara dulu dan sekarang," katanya.

Dalam kejadian ini, menurut Ali Fauzi, polisi tidak berarti kecolongan.

Karena pada dasarnya polisi tahu akan ada balasan, hanya tidak diketahui pasti kapan dan dimana akan terjadi.

Negara manapun seperti bisa terjadi, termasuk di Amerika Serikat.

Jika kelompok teroris mendapat tekanan, maka yang dibawah akan bergerak.

"Mungkin polisi tahu, tapi dimana dan kapan," imbuhnya.

Ganjar Pranowo Kutuk Pelaku Peledakan Bom di Surabaya

Kelompok pengebom ini, menurutnya tidak masuk dalam perakit bom besa. Kalaupun ada kebakaran itu hanya efek samping.

Bukan karena efek residunya. Yang muncul api dan terbakar itu ban, tangki bensin dan lainnya.

Sedangkan asap yang membumbung tinggi itu juga akibat efek samping benda-benda seperti ban yang terbakar.

Asap tinggi itu bukan efek residu, makanya warna asapnya hitam buka putih. Sementara dominan warna asap yang muncul tadi itu hitam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help