7 Fakta KH Sholeh Qosim yang Wafat saat Sujud, Pengasuh Pondok Pesantren yang Sederhana

Kiai Sholeh Qosim adalah salah satu dari semakin sedikitnya ulama sepuh pejuang NKRI.

7 Fakta KH Sholeh Qosim yang Wafat saat Sujud, Pengasuh Pondok Pesantren yang Sederhana
ISTIMEWA
Presiden Jokowi cium tangan KH Sholeh Qosim (kiri). Foto kanan: Bersama Panglima TNI saat itu Jenderal Gatot Nurmantyo. 

Terlihat karangan bunga juga tampak terpajang di gapura menuju rumah duka.

Tampak juga beberapa nama pejabat sebagai pengirim karangan bunga, di antaranya adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini; Rektor ITS Surabaya, Joni Hermana; Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Saifulah Yusuf.

Ada juga karangan bungan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin.

Selain karangan bunga, terlihat juga beberapa kiai dan ulama yang datang ke rumah duka.

Di antaranya KH Agoes Ali Masyhuri atau yang akrab disapa Gus Ali Sidoarjo, dan juga ada Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.

4. Tak ada firasat

Rasa duka mendalam dirasakan keluarga besar almarhum KH Sholeh Qosim.

Ahmad Miftahul Haq, cucu dari anak pertama KH Sholeh Qosim mengatakan, pihak keluarga tidak ada firasat apa-apa sebelum kiai Sholeh dipanggil sang Khalik.

Panitia Asian Games 2018 Bentuk Desk Intellijen Guna Cegah Aksi Terorisme

"Kami tidak ada firasat apa-apa sebelumnya, karena Abah daya tahan tubuhnya kuat," terangnya, Kamis (10/5/2018) malam.

Bahkan, sebelum wafat, KH Sholeh Qosim juga masih sempat mengisi acara rutinan Roha dan Denanyar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help