Pilpres 2019

Grace Menilai Intimidasi Sudah di Luar Ambang Batas, Harus Ditangani Serius

ksi persekusi yang dilakukan oleh oknum pada Car Free Day, Jakarta, Minggu (29/4/2018), harus ditindak secara serius.

Grace Menilai Intimidasi Sudah di Luar Ambang Batas, Harus Ditangani Serius
Kompas.com/Fachri Fachrudin
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, saat ditemui di Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), Jakarta, Senin (21/8/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Aksi persekusi yang dilakukan oleh oknum berkaus #2019GantiPresiden terhadap beberapa orang berkaus #DiaSibukKerja pada Car Free Day, Jakarta, Minggu (29/4/2018), harus ditindak secara serius.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menilai, publik perlu bertindak tegas terhadap pelaku dengan menempuh mekanisme hukum.

"Jadi kita laporkan, agar insiden serupa tidak terulang. Apapun bentuknya mari kita sama-sama hargai perbedaan pilihan," kata Grace di Wisma Samadi, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Menurut Grace, jika tidak ditangani serius, ia khawatir aksi ini akan semakin meluas jelang Pemilu 2019. Persekusi atas perbedaan politik bukanlah sesuatu yang dapat dibenarkan.

"Kita tidak mau peristiwa Pilkada DKI terulang kembali, ada upaya mengintimidasi dengan berbagai alasan, itu kan mengerikan," katanya.

Menuru dia, upaya PSI membantu menempuh mekanisme hukum atas aksi tersebut merupakan sikap yang harus ditunjukkan dalam menghadapi aksi persekusi.

"Intimidasi ini sudah di luar ambang batas, kalau menyebar dan tidak diproses, akan direplikasi untuk membungkam atau mencegah orang dengan pandangan yang berbeda," katanya.

Grace menyayangkan aksi persekusi tersebut dilakukan terhadap seorang ibu dan anaknya.

Ia menilai, aksi persekusi itu akan menghambat upaya peningkatan partisipasi perempuan dalam menyuarakan pilihannya.

Malam Nisfu Syaban Tiba, Ini Hukum Bagi yang Merayakan

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help