Pilpres 2019

Demokrat Akan Persiapkan AHY untuk Pilpres 2019, Jadi Capres atau Cawapres?

"Ya kita lihat nanti, pokoknya insha Allah kader terbaik dari Demokrat, mas AHY kalau tidak jadi Capres, ya Cawapres," tegas Syarief.

Demokrat Akan Persiapkan AHY untuk Pilpres 2019, Jadi Capres atau Cawapres?
Instagram
Agus Harimurti Yudhoyono 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut adanya 'pilihan alternatif' dalam pilpres 2019 membuat demokrasi di Indonesia menjadi lebih bagus.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Demokrat juga mengharapkan munculnya poros lainnya, yakni poros ketiga yang dianggap bisa meramaikan pesta demokrasi di tanah air.

"Pilihan alternatif itu kan lebih bagus, lebih bagus bagi demokrasi kita," ujar Syarief, di Gedung Nusantara III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Menurut Survei Median, Ini yang Akan Terjadi jika Jokowi Bersanding dengan Prabowo di Pilpres 2019

Menurutnya, saat ini 'janur kuning' pilpres belum dipasang, sehingga masih ada kemungkinan terbentuk poros baru.

Pasalnya, politik merupakan hal yang dinamis sehingga perubahan sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

"Pokoknya, sebelum janur kuning melengkung di halaman rumah, kan berarti belum selesai persoalannya," kata Syarief.

Prabowo-Gatot Duduk Bersanding di Peringatan HUT ke-66 Kopassus

Namun saat ditanya siapa yang akan diajak partainya dalam membentuk poros ketiga, anggota DPR RI itu malah menyebut hal lain.

Ia mengaku partainya akan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan putra dari Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon Presiden (capres).

Namun jika tidak bisa menjadi capres, partai berlambang segitiga mercy itu akan mengusung AHY sebagai calon Wakil Presiden (cawapres).

"Ya kita lihat nanti, pokoknya insha Allah kader terbaik dari Demokrat, mas AHY kalau tidak jadi Capres, ya Cawapres," tegas Syarief.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Insha Allah Mas AHY, Kalau Tidak Jadi Capres Ya Cawapres

Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help