Majelis Hakim Putuskan Bos Saracen Jasriadi Tak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian

Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memutuskan jika pentolan Saracen Jasriadi tak terbukti melakukan penyebaran ujaran kebencian dan SARA.

Majelis Hakim Putuskan Bos Saracen Jasriadi Tak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian
Capture/Kompas TV
Jasriadi Saracen 

TRIBUNWOW.COM - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memutuskan pada Jumat (6/4/2018) jika pentolan Saracen Jasriadi tak terbukti melakukan penyebaran ujaran kebencian dan SARA.

Pantauan TribunWow.com dari Tribunnews.com Jasriadi dijatuhi vonis penjara 10 bulan untuk kasus lain, yakni melakukan akses ilegal terhadap akun Facebook yang bukan miliknya.

Hakim menyebutkan jika Jasriadi terbukti bersalah karena telah melanggar Pasal 46 ayat (2) junto pasal 30 ayat (2) UU ITE.

Dalam persidangan diketahui jika dakwaan yang dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sama sekali tidak menyebutkan jika Jasriadi telah mengunggah ujaran kebencian, SARA, hingga menerima ratusan juta rupiah, seperti yang selama ini dituduhkan.

Tanggapi Omongan Mardani Ali Sera, Ferdinand Hutahaean: Luar Biasa Kejam, Bangsa Apa Kita Ini?

Selain hanya mendakwa atas akses ilegal, JPU juga memberikan dakwaan melakukan pemalsuan identitas.

JPU menuduh Jasriadi melakukan pemalsuan KTP atas nama Suarni dan mengubah nama saksi Suarni menggunakan aplikasi photosop menjadi Saracen.

Akan tetapi, pada persidangan, majelis hakim memututskan jika dakwaan tersebut tidak terbukti.

Diketahui, kasus Saracen mulai terbongkar pada Agustus 2017.

Jasridadi disebut-sebut menjadi otak atau dalang dari sindikat ujaran kebencian itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved